x

Badan Geologi Angkat Bicara Soal Informasi Potensi Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau

1 minutes reading
Saturday, 10 Oct 2026 07:53 0 99 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Warganet sempat dibuat heboh dengan informasi yang beredar soal ancaman tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Terkait informasi itu, Badan Geologi menegaskan informasi tersebut tidak benar

“Menyikapi informasi yang beredar di media sosial TikTok mengenai potensi tsunami setinggi 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Badan Geologi mengonfirmasi bahwa narasi tersebut adalah tidak benar (hoax),” tulis Badan Geologi di akun media sosialnya, dikutip Sabtu (10/10/2026).

Badan Geologi mengatakan bahwa memang terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada 5 Oktober 2026 pukul 20.28 WIB dengan amplitudo maksimum 33 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 1 detik. Adapun tinggi kolom erupsi tidak teramati.

“Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level lI (Waspada), bukan dalam kondisi seperti yang dinarasikan dalam isu tsunami 60 meter tersebut,” katanya.

“Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki dihimbau untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah aktif,” lanjut Badan Geologi.

Informasi yang dibagikan oleh akun ‘XinShi’ itu, kata Badan Geologi merupakan hasil penyuntingan dari konten asli milik Badan Geologi. Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi jarak aman minimum 2 km dari kawah aktif.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada serta tidak memercayai isu atau ramalan kebencanaan yang tidak berbasis data ilmiah,” ujarnya. (Ka/dtc)

LAINNYA
x