x

Resmi Kenakan Rompi Oranye, KPK Tahan Bupati Klaten

2 minutes reading
Friday, 16 Oct 2026 22:00 0 81 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jakarta: KPK resmi menetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo usai menjalani pemeriksaan. Lembaga antirasuah itu juga langsung menang Hamenamg setelah sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT). 

Pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026), Hamenang keluar gedung pukul 18.31 WIB setelah diperiksa oleh KPK pasca-OTT sejak kemarin. Saat keluar, Hamenang tampak sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK dengan kedua tangan diborgol.

Hamenang ditahan bersama dua pihak lainnya, yakni Ahmad Luthfi selaku Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) dan M Amin Wahyu Utomo selaku pihak swasta

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Namun KPK belum memerinci siapa saja pihak yang ditetapkan tersangka.

“Tadi malam untuk perkara ini sudah dilakukan ekspose dan diputuskan kegiatan penyelidikan di Klaten naik ke tahap penyidikan,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).

Budi mengatakan saat ini pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka masih diperiksa. Dia menyebutkan identitas para tersangka akan disampaikan saat konferensi pers sore nanti.

“Untuk pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers rencana sore ini,” tutur Budi.

Bupati Hamenang sendiri sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sejak pukul 07.01 WIB pagi tadi untuk menjalani pemeriksaan. Bupati Hamenang datang didampingi penyidik menggunakan mobil hitam.

Saat tiba, Bupati Hamenang tampak mengenakan topi hitam dan kacamata. Bupati Hamenang turut menggunakan bermasker berwarna putih untuk menutupi sebagian wajahnya.

Dalam OTT ini, selain menangkap Bupati Hamenang, KPK menciduk 19 orang lainnya, termasuk Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Mereka ditangkap di dua lokasi, yaitu Klaten dan Jakarta.

KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai. Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp1,9 miliar.

Adapun kasus yang bikin Hamenang diamankan dalam OTT terkait dugaan suap proyek serta sulap hasil audit BPK.

“Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD,” kata Budi. (Rz/dtc)

LAINNYA
x