x

Penjelasan BMKG soal Dentuman Misterius di Gunung Pandan Bojonegoro-Madiun

3 minutes reading
Tuesday, 20 Oct 2026 07:24 0 348 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya BMKG Nganjuk menjelaskan suara dentuman keras yang terdengar dan sempat membuat warga perbatasan Bojonegoro dan Madiun geger. Suara dentuman keras itu terdengar di sekitar Gunung Pandan, wilayah perbatasan Bojonegoro dan Madiun.

Petugas PMG Madya BMKG Nganjuk, Setiyaris, mengatakan bahwa tidak ada aktivitas kegempaan yang terdeteksi di sekitar Gunung Pandan berdasarkan pemantauan BMKG.

“Kalau berdasarkan tupoksi kami di BMKG, tidak ada aktivitas kegempaan yang terjadi di sekitar Gunung Pandan,” ujar ya.

“Perlu diverifikasi lagi karena dentuman banyak penyebabnya, secara teori memang salah satu kemungkinan dentuman misterius yang terdengar di suatu wilayah adalah gelombang akustik akibat aktivitas tektonik atau vulkanik. Secara sederhana, pelepasan energi di dalam bumi dapat menghasilkan getaran yang merambat melalui batuan dan, dalam kondisi tertentu, memicu gelombang tekanan di udara,” sambung Setiyaris.

Menurut Setiyaris gelombang suara itu dapat mengalami pemantulang, sehingga terdengar di lokasi yang jauh dari sumbernya.

“Gelombang suara atau infrasonik ini dapat merambat jauh, mengalami pembiasan dan pemantulan oleh lapisan atmosfer, sehingga suara terdengar di lokasi yang jauh dari sumbernya. Namun, tidak semua dentuman berasal dari aktivitas tektonik atau vulkanik. Fenomena atmosfer, petir, aktivitas manusia, maupun gelombang kejut juga dapat menimbulkan suara serupa. Untuk memastikan sumbernya, diperlukan korelasi data seismik, infrasonik, kondisi atmosfer, serta laporan pengamatan di lapangan,” paparnya.

Sebagai informasi, suara dentuman ini pun sempat ramai dibicarakan di media sosial. Kolom komentar akun media sosial @sugeng_info dipenuhi laporan warga yang mengaku mendengar dentuman. Mereka berasal dari sejumlah wilayah, mulai Madiun, Bojonegoro, Tuban, hingga Nganjuk.

Salah satunya akun @bangfey5431. Ia mengatakan bahwa dentuman terdengar hingga wilayah Bojonegoro.

“Semua bnyk drngar bhkn smpai ujung timur bjn tpi kook ada gejala apa apa,” katanya.

Hal senada juga disampaikan akun @Tukiman Bakso. Ia mengaku mendengar suara dentuman sekitar pukul 18.30 WIB di wilayah Petung, Pajaran, Saradan. Namun, ia menyebut tidak melihat meteor seperti yang dikaitkan dengan fenomena tersebut dalam sebuah video.

“Sekitaran jam setengah 7 malam memang ada suara dentuman di wilayah petung pajaran saradan, tapi tdk ada meteor yang seperti di vidio itu, kurasa suara dentuman itu berasal dari pergeseran lempeng perut bumi, kata bmkg seperti itu 😂,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Suprapto, membenarkan adanya informasi mengenai suara dentuman yang terdengar di wilayahnya. Suara tersebut dilaporkan terdengar pada Minggu petang setelah azan Magrib.

“Infonya begitu (ada suara dentuman) tapi saya sedang di Karangjati Ngawi,” kata Suprapto.

Saat kejadian, Suprapto mengaku tidak ada di lokasi. Namun dia menyebut ada warga yang mendengar suara tersebut. Desa Sumberbendo sendiri berada di lereng Gunung Pandan.

Suprapto mengatakan dentuman itu hanya terdengar satu kali.

“Tapi info saking (dari) masyarakat sami mireng (mendengarkan),” imbuhnya. (Ka/dtc)

LAINNYA
x