x

Banyumas Diterjang Banjir dan Tanah Longsor, 3 Sekolah Dasar Terdampak

2 minutes reading
Saturday, 31 Oct 2026 13:54 0 98 Iki

BICARAINDONESIA-Jakarta : Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/10) dini hari, sejumlah wilayah di daerah tersebut diterjang banjir dan tanah longsor. Tiga sekolah dasar dilaporkan terdampak. 

‎BPBD Kabupaten Banyumas mencatat, sedikitnya 21 kejadian bencana hingga pukul 08.47 WIB. Jumlah tersebut terdiri dari 14 tanah longsor, lima banjir, dan dua kejadian cuaca ekstrem.

‎BPBD Banyumas saat ini tengah mendata dampak bencana melalui kaji cepat di lapangan. “Petugas BPBD Kabupaten Banyumas saat ini masih melakukan asesmen atau kaji cepat untuk mengetahui dampak dari kejadian bencana tersebut,” katanya.

‎Menurut Abdul, bencana ini tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Wangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, dan Rawalo.

‎Peristiwa yang dilaporkan meliputi tanah longsor, banjir akibat luapan sungai, tanggul jebol, talud longsor, hingga pohon tumbang yang menutup akses jalan raya. Longsor di antaranya terjadi di Desa Klinting, Kecamatan Somagede; Desa Canduk, Kecamatan Lumbir; dan Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang.

‎Selain area permukiman, bencana tanah longsor juga dilaporkan merusak sejumlah sarana pendidikan, yaitu SDN 3 Pageralang, SDN 4 Tipar Kidul, serta SDN Karangsari.

‎Luapan air sungai mengakibatkan banjir di Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati. Selain itu, musibah serupa juga menerjang Desa Pengadegan dan Desa Klapagading Kulon di Kecamatan Wangon, termasuk area di sekitar SMP Negeri Wangon.

‎Tanggul Sungai Jimblem di Desa Sawangan, Kebasen, dilaporkan jebol, sementara pohon tumbang di Desa Rawaheng, Wangon, menghambat akses jalan.

‎Abdul mengatakan, petugas BPBD masih melakukan kaji cepat di lokasi kejadian untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.

‎”Adapun kebutuhan mendesak untuk penanganan bencana masih dalam proses pendataan seiring dengan asesmen yang dilakukan petugas di lapangan,” katanya.

‎(ki/cnn)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!