Foto: Antara BICARAINDONESIA-Jakarta : Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penggerebekan di lapak penyalahgunaan narkotika di Jalan Jatibunder Dalam, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Dari operasi itu polisi memgamankan 18 orang.
Dilansir dari Antara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, penindakan tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Operasi itu digelar pada Selasa (3/11) sekitar pukul 00.30 WIB.
“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Kami mengapresiasi keberanian masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian,” ujar Reynold dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/11/2026), dikutip dari Antara.
Dari 18 orang itu, Petugas Satuan Reserse Narkoba mengamankan 16 laki-laki dan dua perempuan yang berada di lokasi. Polisi turut menemukan 15 paket sabu dengan berat bruto sekitar 17,45 gram yang diduga milik seseorang berinisial T dari penggeledahan tersebut.
Namun, orang yang diduga sebagai pemilik barang tersebut melarikan diri saat operasi berlangsung dan masih dalam penyelidikan.
Berdasarkan pemeriksaan urine, sebanyak 16 orang dinyatakan positif metamfetamina, satu orang positif benzodiazepine, dan satu orang lainnya negatif narkotika. Sebanyak 16 orang yang positif metamfetamina dan satu orang yang positif benzodiazepine diproses lebih lanjut. Sementara itu, satu orang dengan hasil tes negatif dikembalikan kepada keluarganya.
Polisi juga menyita 20 alat isap sabu, 28 korek api gas yang telah dimodifikasi, 14 cangklong, sejumlah tutup botol dan sedotan, serta 14 telepon genggam.
Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan 16 orang sebagai tersangka berdasarkan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Lebih lanjut, Reynold mengatakan bahwa polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga memiliki atau mengedarkan 15 paket sabu tersebut.
“Kami ingin lingkungan masyarakat terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” katanya. (Ka/Antr)