Wadirut PLN Yusuf Didi Setiarto menandatangani prasasti peresmian kantor PLN UP3 Sukaharjo dan dilanjutkan dengan penjualan lokasi kantor tersebut/foto: postingan IG Pemkab Sukoharjo BICARAINDONESIA-Jakarta: Mengutip dari laman unggahan akun instagram Pemkab Sukoharjo, diketahui bahwa Wakil Dirut PLN Yusuf Didi Setiarto pada Sabtu, 31 Oktober 2026 lalu, hadir ke Sukoharjo, Jawa Tengah yang merupakan kampung halamannya, meresmikan kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukoharjo yang baru saja selesai dikerjakan.
Sekilas memang tidak ada yang aneh dari kegiatan seremonial tersebut. Karena memang sama dengan kegiatan peresmian lainnya. Namun dibalik itu, ternyata banyak hal menarik yang perlu ditelisik secara mendetail.
Masalah peresmian kantor tersebut mulai disorot oleh pegawai PLN di jajaran UID Jawa Tengah, karena tidak hadirnya Dirut PLN yang baru, Suroso Isnandar dan tentunya soal hubungan Wadirut PLN Yusuf Didi Setiarto dengan EVP Umum PLN Pusat Khairullah yang semakin akrab dalam sejumlah urusan proyek.
“Ya kan harapannya Dirut PLN baru yang menggantikan Darmawan Prasodjo hadir langsung menemui kami pegawai PLN di Jawa Tengah ini. Tapi yang hadir justru Pak Wadirut dan EVP Umum Khairullah,” keluh sumber di PLN UID Jateng.
Padahal, kata sumber tersebut, pada saat bersamaan informasinya Dirut juga sedang berada di Jateng.
“Tapi memang begitu, acara ini dibuat diam-diam saja. Bahkan saat peresmian di Sukoharjo itu awalnya pimpinan PLN minta tidak mengundang pihak lain, tapi ternyata pihak Pemkab ngundang Forkopimda dan diposting juga di Instagram mereka. Ya sudah jadi bocor ke publik,” imbuhnya
Kasak kusuk terdengar, memang setelah Darmawan Prasodjo tersingkir dari kursi Dirut PLN, Wadirut PLN Yusuf Didi Setiarto tampak ‘patah sayap’. Tapi dia masih berupaya membangun kerajaan baru di PLN dengan menggalang pejabat PLN yang mendapatkan jabatan basah karena jasanya. Apalagi kabarnya ia masih merasa pimpinan mengingat Suroso Isnandar sebagai mantan Direktur Manajemen Proyek dan EBT, merupakan bawahannya.
Bukti lain masih banyaknya pengikuti sang Wadirut adalah, dengan turut hadirnya General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi yang lebih patuh kepadanya.
Padahal seperti diketahui, Suroso merupakan sosok Dirut yang ditunjuk langsung Presiden Prabowo Subianto dan ditetapkan dalam RUPSLB yang berlangsung 14 Oktober 2026 lalu.
Terkait hal ini, EVP Umum PLN Pusat Khairullah yang coba dikonfirmasi melalui nomor WhatsApp pribadinya 081141311***, Kamis (5/11/2026). Namun yang bersangkutan tak merespons. Begitu juga GM PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi yang dikonfirmasi melalui pesan singkat ke WhatsApp pribadinya 081131185***. Namun juga tak membalas konfirmasi. Keduanya seolah sengaja melakukan gerakan tutup mulut.
Proyek Kantor PLN UP3 Sukoharjo Senilai Rp24 M, Diduga PL ke PT SPP dan Tanpa Kontrak
Dan ternyata tak sebatas itu saja, masalah peresmian kantor PLN UP3 Sukoharjo ini semakin menarik perhatian, karena ternyata proyek pembangunan bernilai sekitar Rp24 miliar itu.
Bahkan rumor yang beredar, proyek itu dikerjakan PT Sinergi Properti Pratama (SPP) anak usaha Dana Pensiun, lewat skema Penunjukan Langsung (PL).
Lalu, berhembus pula isu yang cukup mencengangkan. Sumber di lingkungan PLN Pusat menyebutkan, ternyata proyek yang dikerjakan PT SPP itu hingga saat ini belum memiliki kontrak pekerjaan.
Disebut-sebut, proyek bernilai fantastis itu lolos tanpa aturan berkat kekompakan dan kolaborasi Wadirut PLN dan EVP Umum PLN Pusat.
Namun terkait kabar yang rentan KKN ini, belum ada keterangan resmi dari PLN Pusat, termasuk dari EVP Umum PLN Khairullah yang memilih terus bungkam. (Ty)