x

Amarah China Usai Jepang Tembakkan Rudal dalam Latihan Militer

2 minutes reading
Thursday, 7 May 2026 14:22 0 120 Iki

BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebuah kapal perang tua di perairan antara Filipina dan Taiwan tenggelam akibat serangan rudal dari Militer Jepang. Meski merupakan bagian dari latihan militer besar-besaran yang melibatkan pasukan Amerika Serikat, hal ini membuat Pemerintah China marah.

Peluncuran dua rudal darat ke kapal tipe-88 pada hari Rabu (6/5/2026) waktu setempat tersebut, merupakan bagian dari latihan di Filipina antara pasukan AS, Australia, Filipina, dan Jepang serta kontingen dari Prancis, Selandia Baru, dan Kanada.

AFP, Kamis (7/5/2026), melansirnbahwa Menteri Pertahanan Jepang dan Filipina mengamati peluncuran tersebut di provinsi Ilocos Norte bagian utara. Sekitar 400 kilometer (250 mil) dari Taiwan, kata seorang reporter AFP di lokasi kejadian.

Para pejabat mengatakan bahwa dua proyektil yang ditembakkan itu mengenai sasaran, sebuah kapal angkatan laut Filipina yang sudah dipensiunkan, sekitar 75 kilometer lepas pantai di Laut Cina Selatan, yang beberapa menit kemudian, menyebabkan kapal tersebut tenggelam.

Pada hari Rabu, Beijing mengecam uji coba rudal tersebut dan menyebutnya sebagai contoh lain dari dorongan kekuatan sayap kanan Jepang untuk mempercepat remiliterisasi Jepang.

“Jepang, sebagai agresor, tidak hanya gagal merenungkan secara mendalam kejahatan historisnya, tetapi bahkan telah mengirim pasukan militer ke luar negeri dan menembakkan rudal ofensif dengan dalih kerja sama keamanan,” kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam sebuah pengarahan rutin.

Latihan Balikatan selama 19 hari, yang berarti “bahu-membahu” dan berakhir pada hari Jumat tersebut, telah melibatkan sekitar 17.000 personel militer termasuk pasukan tempur Jepang untuk pertama kalinya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!