x

Atlet Silat di Semarang Meninggal Usai Operasi Jari, Pihak RS Jelaskan Kronologi

2 minutes reading
Thursday, 29 Oct 2026 18:15 0 63 Iki

BICARAINDONESIA-Jakarta : Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata (19), meninggal dunia usai melakukan operasi jari tengah tangan kirinya. Pihak RS Primaya Semarang buka suara dan menjelaskan kondisi awal Rivana sejak tiba hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kami belum bisa memastikan (penyebab kematiannya). Mengingat penyebabnya itu ada beberapa faktor. Baik itu faktor yang bisa kita duga, maupun yang tidak bisa diduga,” kata Direktur RS Primaya Semarang, dr Aditya Nugraha, Kamis (29/10/2026).

‎Aditya menjelaskan, Rivana tiba di RS Primaya pada Senin (26/10). Rivana datang dengan kondisi patah tulang pada jari tengah tangan kirinya dan dikonsultasikan dengan dokter spesialis ortopedi untuk menentukan tindakan medis selanjutnya.

‎”Kami menerima pasien melalui IGD. Kemudian dilakukan operasi itu hari Selasa (27/10). Setelah operasi kondisi pasien baik-baik saja, sudah sadar penuh, kemudian kembali ke ruangan,” tuturnya.

‎Prosedur medis tersebut dilaporkan berjalan dengan baik. Menurut keterangan Aditya, tindakan yang dijalani Rivana bukanlah kategori operasi berat.

‎”Operasi selesai sekitar jam 20.00 WIB malam, kita pun masih masuk ke ruangan pasien jam 23.00 WIB, kemudian memberikan obat. Obatnya pun masih sama dengan obat yang diberikan sebelumnya,” jelasnya.

‎Pada pukul 03.00 WIB, tim medis sempat melakukan pemeriksaan dan mendapati Rivana masih dalam kondisi tertidur dengan napas yang masih stabil. Namun, ketika petugas mencoba membangunkannya pada pukul 05.30 WIB, Rivana sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

‎”Kemudian saat kami bangunkan jam 05.30 WIB itu pasien sudah tidak ada (meninggal). Ada keluarganya juga yang menunggu di dalam, sehingga kami tanyakan ke pihak keluarga karena posisinya sama-sama sedang tertidur,” jelasnya.

‎(ki/dtc)

LAINNYA
x