x

Belajar Tatap Muka Ditengah Pandemi Covid-19, Begini Sistem Jam Belajar di SMK Negeri 1 PGGS

2 minutes reading
Monday, 13 Jul 2020 06:52 0 218 rizaldyk

BICARAINDONESIA-Pakpak Bharat : Di beberapa daerah Zona Hijau, hari ini Senin 13 Juli 2020 telah memasuki tahun ajaran baru, siswa/i Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah menengah Pertama (SMP) akan mulai sistem pembelajaran langsung ataupun bertatap muka.

Seperti yang terpantau di SMK Negeri 1 Pergetteng-getteng Sengkut Kabupaten Pakpak Bharat, yang sudah memberlakukan belajar tatap muka walaupun di tengah pandemi Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pantauan di lapangan, protokol kesehatan yang diberlakukan mulai dari pakai masker, cek suhu tubuh, cuci tangan sebelum masuk ruangan kelas dan juga menerapkan physical distancing ataupun pembatasan jarak fisik, maksimal 16 orang dalam 1 kelas.

Terkait dalam pelaksanaan belajar tatap muka tersebut, Kepala Sekolah SMK Negeri PGGS Kabupaten Pakpak Bharat, Sopian Manik saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, untuk hari pertama masuk tahun ajaran baru hari ini, hanya siswa kelas X (sepuluh) yang dihadirkan.

Sedangkan untuk kelas Xl (sebelas) dan Xll (duabelas), Sopian mengatakan dilaksanakan dengan 2 (dua) sif, sesuai absen yang ada.

“Itu absen ganjil masuk pada hari ini, dan absen genap masuk pada hari berikutnya,” ungkap Sopian.

Menurut sopian, sistem jam belajar di dalam ruangan yang akan dilakukan pihaknya di tengah pandemi Covid-19 saat ini, dilaksanakan dengan full, jumlah siswa maksimal di dalam ruangan sebanyak 16 orang dan jam belajar dimulai pukul 8 (delapan) sampai dengan pukul 12, dan langsung pulang.

“Pergantian jam pelajaran, guru langsung rotasi, sehingga kerumunan siswa tidak ada,” katanya sembari menyebutkan di setiap sarana dan prasarana di sekolah disiapkan fasilitas protokol kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut juga, Sopian tak lupa menghimbau seluruh siswa/i SMK N 1 PGGS untuk mematuhi protokol kesehatan di manapun berada.

“Kepada siswa/i di manapun harus mematuhi protokol kesehatan yang telah dibuat pemerintah, sebelum datang ke sekolah, serapan pagi terlebih dahulu, banyak mengkonsumsui air mineral yang sudah steril,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak dari GGTP Pakpak Bharat telah memberikan bantuan masker, hand Sanitizer desinfektan dan sabun kepada Kepala Sekolah SMKN 1 PGGS, Sopian Manik, yang diserahkan perwakilan Pengadilan Negri Sidikalang yang berlangsung di aula sekolah tersebut dan disaksikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Mordehai OS Manik serta para guru SMK N 1 PGGS.

Penulis : Idem Berutu
Editor : Amri

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x