Berau Kaltim Diguncang Gempa Langka M3,7, Titik Gempa Tak Jauh dari IKN

Peta kegempaan di Kaltim yang dilansir BMKG/foto : twitter

BICARAINDONESIA-Berau : Wilayah Berau, Kalimantan Timur diguncang gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 3,7 dengan kedalaman cukup dangkal hanya 14 km, pada Rabu dinihari (25/1/23).

Berdasarkan catatan, gempa ini tergolong langka di Kalimantan. Bahkan lokasi gempa tak jauh dari lokasi pusat rencana Ibu Kota Negara (IKN), sekitar 500 km.

“#Gempa Mag:3.7, 25-Jan-2023 01:24:10WIB, Lok:1.29LU, 117.94BT (105 km Tenggara BERAU-KALTIM), Kedlmn:14 Km #BMKG,” cuit BMKG dalam aku resmi twitternya, Rabu (25/1/2023) seperti dilansir CNBCIndonesia.

Gempa ini langsung menuai reaksi banyak netizen, hampir semua keheranan karena sangat langka Kalimantan diguncang gempa.

“Ini baru pertama kejadian ya kaltim gempa atau sblumnya pernah,” tulis akun @Seagate_*****

“Katanya pulau Kalimantan paling aman dari gempa karena tidak di lalui ring of fire??” tanya akun @vandest*****

“Kejadian langka di Kalimantan ada gempa 😱 ,” ucap akun @Fuji_Ad*****

“Lah mentang² mau pindah ibu kota, gempanya malah ikut pindah ke kalimantan 😁,” kata akun @Kujangb******

Kejadian gempa di Kaltim juga pernah terjadi tapi memang relatif sangat jarang. Misalnya pada Kamis (16/7/20) wilayah Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4. Hal ini terkait aktivitas Sesar Mangkalihat yang masih aktif.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pernah memperingatkan potensi gempa besar di Kalimantan akibat pergeseran sesar Mangkulihat.

Sesar Mangkalihat itu memiliki magnitudo tertarget mencapai M 7,0 dengan laju pergeseran 0,5 milimeter per tahun. Hal ini juga berdasarkan hasil kajian Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN) tahun 2017.

Wilayah Balikpapan dapat terdampak guncangan dengan intensitas III-IV MMI, wilayah Samarinda dengan intensitas V MMI, sementara untuk daerah yang dekat dengan sumber gempa dapat terdampak guncangan mencapai skala intensitas VII-VIII MMI. Artinya, berpotensi terjadi kerusakan tingkat sedang hingga berat.

Ternyata ancaman lokasi ibukota tak hanya dari Sesar Mangkalihat. Secara geologi dan tektonik, provinsi Kalimantan Timur terdapat tiga struktur sesar sumber gempa di antaranya Sesar Maratua, Sesar Mangkalihat, dan Sesar Paternoster.

Editor : Tyan/*

About Post Author

error: Content is protected !!