x

Buntut Omnibus Law Cipta Kerja, Bentrokan di Medan Akhirnya Pecah

2 minutes reading
Thursday, 8 Oct 2020 07:40 0 186 admin

BICARAINDONESIA-Medan : Setelah dinilai sebagai salahsatu kota yang paling kondusif pasca pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI, bentrokan akhirnya pecah di Kota Medan, Kamis (8/10/2020).

Massa gabungan mahasiswa dan buruh yang mengepung Gedung DPRD Sumatera Utara di Jl. Imam Bonjol, terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang melakukan pengawalan aksi.

Pantauan di lapangan, jika sebagian massa yang menyampaikan aspirasi penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja itu terkonsentrasi di depan gedung dewan, perang batu antara massa dengan polisi justru terjadi di sekitar Jl. Kapten Maulana Lubis persis di depan Palladium Plaza.

Massa tampak mengenakan pasta gigi untuk bertahan dari perihnya pasta gigi/foto : dis

Tembakan petasan dan lemparan batu yang dilakukan massa, dibalas polisi dengan menembakkan gas air mata dan semprotan air dari kendaraan taktis water canon.

Massa yang sudah bersiaga dengan lumuran pasta gigi di bagian mata pun tampak berhamburan, meski akhirnya mereka kembali melakukan balasan. Hal itu terlihat berulang-ulang.

“Serbu..jangan ada yang mundur..jangan mundur,” teriak seseorang dari tengah kerumunan massa yang sudah memblokade ruas Jl. Diponegoro dan Jl. Kapten Maulana Lubis.

Sementara, aparat juga terlihat tarik ulur melakukan pengawalan aksi. Sedangkan untuk memperkuat barisan, pasukan Brimob Poldasu terus diterjunkan untuk melapis pengamanan.

Sejauh ini aksi masih terus berlangsung dan belum diketahui pasti ada tidaknya korban dalam bentrokan tersebut. Namun dilaporkan satu orang pria yang diduga provokator sempat diamankan ke dalam Gedung DPRD.

Penulis : Budi
Editor : Yudis

 

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x