Tim Basarnas turut mengerahkan helikopter untuk melakukan pencarian para korban Kapal Virgo Transport 8 yang hilang di Laut Jawa/foto: istimewa BICARAINDONESIA-Banjarmasin: Basarnas terus meng-update informasi terkait hilangnya Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 saat melakukan perjalanan dari Surabaya ke Banjarmasin pada Minggu dinihari (14/9/2026).
Data terbaru, 103 korban telah dievakuasi dengan kondisi enam orang meninggal dunia. Data kondisi korban itu diperbarui di Posko SAR Nasional KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Kalsel. Data terbaru pada pukul 14.30 WITA tersebut, menunjukkan perubahan data korban yang dievakuasi oleh kapal TB TCP.
Awalnya, pihak kantor Basarnas Banjarmasin menyebut ada enam orang dalam kondisi selamat yang dievakuasi kapal TB TCP per pukul 12.00 WITA. Namun, data tersebut diperbarui per pukul 14.30 WITA.
Korban yang dievakuasi di TB TCP itu berjumlah enam orang dengan kondisi satu selamat dan lima korban meninggal dunia. Sehingga, total korban meninggal yang telah dievakuasi berjumlah enam orang. Seorang korban meninggal lainnya dievakuasi di TB Mauhaw IX.
Informasi yang langsung menyebar ini seketika menghebohkan keluarga korban yang berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Salah satunya, Bunga yang langsung datang ke lokasi begitu mendengar adanya penambahan korban meninggal dunia.
“Panik, syok. Langsung datang ke sini setelah diinfokan keluarga,” ujar Bunga yang merupakan keponakan salah satu penumpang, Minggu (13/9/2026).
Ia pun langsung berusaha mencari tahu kabar sang paman. Ia lega begitu melihat nama sang paman berada di dalam daftar 22 nama penumpang yang berhasil dievakuasi. Kendati demikian, Bunga berharap sang paman bisa kembali dengan selamat.
“Semoga bisa dievakuasi dengan selamat,” tandasnya.
Sebelumnya, muncul rekaman video yang menunjukkan beberapa korban meninggal dunia. Basarnas meminta agar publik tidak menyebarluaskan video tersebut karena belum divalidasi kebenarannya.
“Terkait dengan video-video yang beredar belum bisa kami pastikan karena kami harus dalami, kami harus validasi ya. Yang jelas informasi yang kami dapatkan terkait dengan jumlah korban itu sudah kami validasi totalnya adalah 103 orang,” ujar Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana dalam keteranganya, Minggu (13/9/2026).
Putu juga mengimbau awak media untuk tidak ikut mendistribusikan video tersebut sebelum data-data lapangan terverifikasi. Ia menegaskan, penyebaran video tersebut justru dapat memicu keresahan publik, khususnya bagi keluarga korban yang masih menanti kabar.
“Jadi saya harapkan teman-teman wartawan jangan menyebarkan video-video yang memang sumbernya belum bisa kita klarifikasi, belum bisa kita validasi, dan belum bisa kita pastikan sehingga itu nanti akan membuat kebingungan atau keresahan di warga masyarakat,” sambungnya.
Seperti diketahui, Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak dini hari tadi. Kapal sempat menghadapi cuaca buruk hingga akhirnya tidak termonitor lagi keberadaannya. (Ty/dtc)