x

Jepang 10 Kali Diguncang Gempa, Rusak Bangunan dan Sejumlah Warga Luka 

2 minutes reading
Tuesday, 28 Jul 2026 17:01 0 86 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jakarta: Japan Meteorological Agency (JMA) atau Badan Metereologi Jepang, mencatat sudah terjadi gempa susulan sebanyak 9 kali hingga pukul 15.03 waktu setempat setelah gempa pertama dengan kekuatan 7.1 mengguncang negara ini pada Selasa (28/7/2028).

JMA juga melaporkan, gempa susulan terbesar terjadi pada pukul 14.29 dengan magnitudo 4,5 di Prefektur Kumamoto. Ini terjadi persis setelah gempa pertama.

Kemudian pada pukul 14.39 terjadi gempa dengan magnitudo 4,2. Lalu, pada pukul 14.42 gempa dengan magnitudo 3,8 kembali mengguncang wilayah Kumamoto.

Belum genap lima menit tepatnya pada 14.45, gempa dengan kekuatan 4,0 kembali mengguncang Kumamoto, lalu pukul 14.50 tercatat gempa dengan magnitudo 3,4.

Tak lama setelah itu, gempa dengan kekuatan 3.6 magnitudo terjadi pada pukul 14.53, dan dua menit setelahnya gempa dengan magnitudo yang sama kembali mengguncang wilayah di Jepang ini.

Kemudian pada pukul 14.59, gempa dengan magnitudo 4,4 terjadi dan pada pukul 15.03, JMA mencatat gempa dengan magnitudo 3,3.

Selain mencatat gempa susulan, JMA juga merilis potensi gelombang tsunami yang mencapai 1 meter.

Selain itu, pihak berwenang Jepang juga mengeluarkan peringatan darurat gempa bumi untuk prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki. Wilayah ini semuanya berada di pulau Kyushu, Jepang selatan.

Jepang adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, setidaknya setiap lima menit terjadi gempa.

Negeri Sakura ini terletak di sepanjang “Cincin Api” gunung berapi dan palung laut yang sebagian mengelilingi Cekungan Pasifik.

Jepang menyumbang sekitar 20 persen dari gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih.

Dampak Gempa

Perdana Menteri Sanae Takaichi mengungkap gempa menelan korban luka sampai merobohkan sejumlah gedung.

“Kami masih menilai seberapa besar korban luka dan kerusakan properti, tetapi saya telah diberitahu bahwa sudah ada beberapa korban luka,” kata Takaichi seperti dikutip dari AFP.

“Pemadaman listrik dan kebakaran terjadi di beberapa daerah, dan jalan serta jembatan rusak dan bangunan runtuh,” tambahnya.

Otoritas setempat mengumumkan sumber gempa berada di barat daya Jepang tepatnya di pulau Kyushu. Jepang sempat merilis peringatan tsunami sesaat setelah gempa.

Gempa turut pula berujung pemadaman listrik terhadap 45 ribu keluarga. (Rz/cnnindonesia/kumparan)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!