x

Kedubes AS di Venezuela Kembali Beroperasi Setelah 7 tahun Ditutup

2 minutes reading
Tuesday, 31 Mar 2026 16:08 0 98 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Setelah ditutup selama tujuh tahun Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Venezuela kembali beroperasi pada Senin (30/3/2026). Beroperasinya Kedubes AS ini dilakukan beberapa bulan setelah Washington menggulingkan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer mengejutkan pada Januari lalu.

“Hari ini, kita secara resmi melanjutkan operasi di kedutaan besar AS di Caracas, menandai babak baru dalam kehadiran diplomatik kita di Venezuela,” ujar Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (31/3/2026).

Menurut Departemen Luar Negeri AS beroperasinya kedutaan besar secara normal akan memperkuat kemampuan mereka.

“Ini akan memperkuat kemampuan kami untuk terlibat secara langsung dengan pemerintah interim Venezuela, masyarakat sipil, dan sektor swasta,” katanya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio memuji kemajuan di Venezuela, dengan mengatakan bahwa negara itu mulai melihat “stabilitas yang membawa bisnis kembal”.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Rubio memuji pemerintah sementara Venezuela, tetapi juga menyerukan transisi menuju demokrasi pada akhirnya di negara tersebut, tanpa menetapkan jangka waktu.

“Anda ingin melihat transisi penuh karena agar Venezuela dapat mewujudkan potensi ekonominya, negara harus memiliki pemerintahan yang stabil dan demokratis,” kata Ruio kepada Al Jazeera.

AS menutup Kedubesnya di Caracas sejak Maret 2019, tak lama setelah Washington bersama sekutu-sekutu Barat dan Amerika Latin menyatakan Maduro tidak sah setelah pemilu yang diwarnai penyimpangan yang meluas.

Pada awal Januari lalu, Presiden AS Donald Trump memerintahkan penyerbuan mematikan ke Venezuela, di mana pasukan militer AS menangkap Maduro dan membawanya ke New York untuk diadili atas dakwaan perdagangan narkoba. Maduro membantah tuduhan tersebut.

Sejak saat itu, AS bekerja sama dengan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden pada era Maduro.

Terlepas dari latar belakangnya, Trump memuji hubungan dengan Rodriguez dengan prioritas utamanya, termasuk membantu perusahaan minyak AS, menegakkan kerja sama dengan mengancamnya dengan kekerasan jika dia tidak patuh.

Sejak tahun 2019, AS menjalankan operasi diplomatik untuk Venezuela dari negara tetangganya, Kolombia. Laura Dogu, seorang diplomat veteran AS, tiba di Caracas pada Januari lalu untuk memimpin Kedutaan Besar, di mana bendera AS kembali dikibarkan pada 14 Maret. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!