x

Mahasiswi Unas Ditemukan Tewas Muntah Darah di Teras Kos

2 minutes reading
Wednesday, 14 Jan 2026 23:15 0 165 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Depok : Seorang mahasiswi Universitas Nasional (Unas) berinisial IP (22) ditemukan tewas di teras kosnya di Pangkalan Jati, Cinere, Depok. Korban ditemukan dalam keadaan muntah darah pada Rabu (14/1/2026), sekitar pukul 16.14 WIB.

Saksi mata berinisial SN mengaku sempat mendengar korban memanggilnya sebelum ditemukan tewas.

“Menurut keterangan SN, ia mendengar suara dari korban, ‘Bude, sini, Bude’. Mendengar hal itu, saksi membuka pintu rumah,” ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh dalam keterangannya, Rabu (14/1).

Saat membuka pintu, SN melihat korban sudah duduk di lantai teras dengan bercak darah di mulutnya. Korban kemudian tergeletak dan terus mengeluarkan darah dari mulutnya.

“Saksi melihat IP duduk di lantai teras dengan kondisi ada bercak darah di mulut korban dan muntahan darah pada lantai. Tidak berselang lama, korban langsung tergeletak sambil mengeluarkan darah pada area mulut,” jelasnya.

Melihat hal itu, SN segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban. Namun, upaya tersebut sia-sia karena korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban tinggal sendirian. Sebelum insiden itu terjadi, korban diketahui sedang mengikuti kuliah daring (online) di dalam kosnya

“Ya korban tinggal seorang diri,” kaga Chairul.

“Dan menurut saksi, depan rumah kontrakannya bahwa almarhum masih kuliah online terus tiba-tiba keluar muntah darah dan jatuh depan rumah kontrakannya,” lanjutnya.

Tim Inafis Polres Metro Depok bersama dokter jaga UPT Cinere telah melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 17.00 WIB. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Adapun hasil dari pemeriksaan dari dokter jaga UPT Cinere, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban maupun alat kelamin. Diketemukan bercak darah pada area mulut. Diduga korban meninggal dunia karena penyakit,” ungkap Chairul.

Polisi menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia karena sakit. Jasad korban rencananya akan dibawa oleh pihak keluarga ke Toraja, Sulawesi Selatan.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!