x

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027

2 minutes reading
Monday, 21 Sep 2026 16:15 0 80 Iki

BICARAINDONESIA-Jakarta : Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengumumkan kalender pelaksanaan ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah (2027 Masehi). Penetapan tersebut didasarkan pada sistem penanggalan Muhammadiyah, yaitu Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). 

‎1 Ramadan 1448 Hijriah Jatuh pada 8 Februari 2027

‎Mengacu pada KHGT yang diterbitkan Muhammadiyah, awal Ramadan 1448 H jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Pelaksanaan ibadah puasa Ramadan menurut kalender tersebut akan berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada Senin, 8 Maret 2027.

‎Berdasarkan informasi dari situs resmi KHGT Muhammadiyah, permulaan Ramadan 1448 H diperkirakan jatuh pada 8 Februari 2027. Peristiwa Nuzulul Quran, yang diperingati pada 17 Ramadan, akan terjadi pada 24 Februari 2027, sementara akhir Ramadan atau 29 Ramadan jatuh pada 8 Maret 2027.

‎Idul Fitri 1448 H Jatuh pada 9 Maret 2027

‎Selain awal puasa, Muhammadiyah juga telah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1448 H jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027. Penetapan tersebut tercantum dalam kalender Muhammadiyah untuk tahun 1448 H yang telah diterbitkan secara resmi.

‎Dengan jadwal tersebut, Ramadan 1448 H menurut kalender Muhammadiyah berlangsung selama 29 hari, dimulai pada 8 Februari 2027 dan berakhir pada 8 Maret 2027, sebelum memasuki 1 Syawal pada keesokan harinya.

‎Jadwal Ramadan-Idul Fitri 2027 Muhammadiyah

‎Berikut adalah rangkaian jadwal lengkap Ramadan dan Idulfitri 1448 H menurut acuan KHGT Muhammadiyah.

‎1 Ramadan 1448 H: Senin, 8 Februari 2027.

‎17 Ramadan 1448 H atau Nuzulul Quran: Rabu, 24 Februari 2027.

‎29 Ramadan 1448 H: Senin, 8 Maret 2027.

‎1 Syawal 1448 H atau Idulfitri: Selasa, 9 Maret 2027.

‎Pemerintah Belum Menetapkan Ramadan-Idul Fitri 2027

‎Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan secara resmi tanggal awal Ramadan maupun Idulfitri 1448 H. Keputusan pemerintah masih menunggu penetapan resmi melalui sidang isbat yang digelar mendekati waktu pelaksanaan.

‎”Pemerintah melalui Kemenag menetapkan awal Ramadan menggunakan mekanisme hisab dan rukyatul hilal yang kemudian dibahas dalam Sidang Isbat. Karena Ramadan 1448 H masih beberapa bulan lagi, pemerintah belum mengeluarkan keputusan final mengenai awal puasa 2027,” dikutip dari Antara, Senin (21/9/2026).

‎Meski Muhammadiyah telah menetapkan tanggal awal Ramadan dan Idulfitri 1448 H, masyarakat tetap perlu menunggu penetapan resmi dari pemerintah. Kemenag nantinya akan menetapkan awal Ramadan dan Idulfitri melalui sidang isbat berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal.

‎(ki/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!