Screenshot BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebuah pesawat Airbus A320 milik maskapai Aer Lingus rute Dublin, Irlandia ke Roma, Italia terpaksa mendarat darurat di Prancis. Pendaratan ini dilakukan karena ada peringatan darurat soal ancaman bom.
Dilansir BBC dan detikcom, Kamis (5/11/2026), dilaporkan bahwa peringatan darurat tersebut dikeluarkan pada Kamis (5/11) pagi. Kemudian pilot mengalihkan rute dan mendarat di pangkalan udara Evreux di Prancis bagian utara.
Sementara itu, maskapai penerbangan Finlandia, Finnair, menyatakan bahwa terdapat ancaman bom terhadap salah satu pesawatnya yang sedang dalam perjalanan dari Helsinki menuju ibu kota Italia pada hari Kamis (5/11). Pesawat tersebut dikawal oleh jet angkatan udara dan mendarat sesuai jadwal.
Peristiwa ini terjadi setelah beberapa hari delapan penerbangan di Eropa-termasuk dua penerbangan yang berangkat dari Inggris-menjadi sasaran ancaman bom. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan bahan peledak apa pun di pesawat-pesawat tersebut.
Pernyataan dari Aer Lingus mengonfirmasi bahwa penerbangan EI402 dari Dublin menuju Roma “dialihkan ke Normandia pagi ini sebagai langkah pencegahan keamanan.”
“Pesawat mendarat dengan selamat, dan Aer Lingus akan berupaya untuk segera mengalihkan penumpang ke tujuan akhir mereka sesegera mungkin.”
Di sisi lain, sebuah penerbangan Wizz Air yang bertolak dari Milan menuju Warsawa juga mengeluarkan peringatan darurat sebelum mengalihkan rute ke Wina, Austria-meskipun belum ada laporan mengenai ancaman bom dan alasan pengalihan tersebut masih belum jelas.
Pada hari Selasa (3/11), tujuh pesawat diperiksa setelah munculnya ancaman bom. (Ka/dtc)