x

Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Pekanbaru, Ada Sabu dalam Pasir

2 minutes reading
Wednesday, 6 May 2026 07:59 0 93 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Pekanbaru : Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan penggerebekan di kampung narkoba, yakni Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru pada Selasa (5/5/2026). Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba yang disembunyikan di dalam gundukan pasir.

Penggerebekan ini merupakan patroli rutin yang ditingkatkan untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah Pekanbaru.

“Saat kami datang, kampung itu sepi, tidak ada orang. Hanya ada beberapa ibu-ibu di dalam rumah,” ujar Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko dalam keterangannya, Selasa (5/5).

Tim yang dipimpin Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan pemeriksaan di tempat-tempat yang dicurigai. Namun polisi tak menemukan narkoba di lokasi tersebut.

Petugas kemudian mencurigai tumpukan pasir yang berada di depan rumah warga. Salah seorang personel pun mencoba menggali-gali gunungan pasir tersebut dan akhirnya menemukan sejumlah kantong keresek warna hitam.

“Kami yakin di situ ada narkoba, tetapi belum kami temukan saat itu. Sampai akhirnya kami temukan ada gundukan pasir, kemudian kami korek-korek, ternyata disembunyikannya narkoba itu di dalam pasir,” papar Noki.

Petugas kemudian menggali gundukan pasir tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah narkoba yang disimpan di dalam beberapa kantong kresek.

“Ada sabu, ekstasi, dan happy five di dalam pasir itu,” katanya.

Belum diketahui siapa pemilik narkoba tersebut. Polisi juga sempat menginterogasi ibu-ibu yang di depan rumahnya terdapat gunungan pasir tersebut, namun ia mengaku tidak tahu-menahu soal narkoba tersebut.

“Ibu-ibu itu kami tanya, mereka mengaku tidak tahu,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kampung Dalam dikenal sebagai ‘kampung narkoba’ karena beberapa kali ditemukan adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut. Aksi penggerebekan di kampung tersebut bukan pertama kalinya, tetapi sudah ke sekian kalinya.

Noki mengatakan dulunya para pelaku melakukan transaksi narkoba di dalam rumahnya. Namun kini para pelaku mengubah pola transaksi di luar rumahnya.

“Untuk pemiliknya ini masih dalam penyelidikan, kami akan terus mengembangkan pengungkapan ini. Dan untuk jumlah barang buktinya masih kami hitung,” tuturnya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!