“Dugaan awal karena truk kontainer alami rem blong,” ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho di Tol Cipularang, Kamis (5/3/2026).
Enggar mengatakan truk kontainer mengalami masalah dalam sistem pengereman. Sehingga, laju truk tidak terkendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono. Ia mengatakan kecelakaan dipicu masalah pengereman pada kendaraan kontainer.
“Diduga kendaraan kontainer nopol B-9367-UEL mengalami masalah pengereman,” kata dia.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Panji Satriya, Panji Satriya mengatakan kecelakaan terjadi pukul 20.18 WIB. Kecelakaan sudah ditangani pihak kepolisian.
“Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan dan menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi. Saat ini masih dalam penanganan petugas di lapangan,” ujar Panji dalam keterangannya.
Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan, dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung,” katanya.
Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang telah berada di lokasi bersama dengan Patroli Jalan Raya, rescue, derek, ambulance, serta Mobile Customer Service (MCS).
Petugas di lapangan saat ini sedang berupaya melakukan evakuasi korban dan kendaraan serta segera melakukan pengaturan lalu lintas yang dibutuhkan.
“Sampai dengan saat ini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian,” imbuhnya.