x

Sekretariat Ormas di Medan Jadi Tempat Judi, Masuk Pakai Kode Khusus

2 minutes reading
Thursday, 29 Jan 2026 23:10 0 128 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Sekretariat PAC salah satu ormas di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menjadi sarang perjudian. Tempat itu dikelola langsung oleh ketua PAC, FS bersama dengan istrinya, EH.

Pihak kepolisian telah mengamankan empat pelaku, yakni MH (19) selaku bandar dan kasir, DH (29) sebagai penjaga gerbang, serta dua pemain berinisial HS (29) dan A (57). Sementara itu, ada dua pelaku yang masih diburu, yakni FS dan istrinya, EH.

“Omset per hari saja itu bisa ratusan ribu bahkan sampai jutaan. Kami masih melihat itu baru satu mesin, kami akan melihat ada mesin lainnya yang dalam proses perbaikan,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Kamis (29/1/2026).

Calvijn mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan para pelaku, perjudian itu sudah beroperasi selama 3 bulan. Namun, sejauh ini pihak kepolisian masih menyelidikinya.

“Hasil keterangan para tersangka dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan, sampai saat ini didapati setidaknya ada tiga bulan mereka telah beroperasi. Namun demikian, penyidik masih mendalami keterangan-keterangan lain,” kata mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu.

Uang perjudian itu, kata Calvijn, biasanya ada yang disetor secara tunai atau via transfer dari kasir ke istri FS.

Calvijn menyebut akses masuk ke lokasi perjudian itu tidak bisa sembarangan. Orang yang bisa masuk ke lokasi itu harus mengucapkan sandi khusus, yakni nama penjaga lokasi tersebut.

“Tersangka yang bertugas untuk menjaga pintu depan, mengawasi siapa-siapa saja pemain yang akan dibolehkan masuk ke dalam. Dengan kode, kalau pemain itu menyebutkan namanya, berarti itu langsung dipersilakan masuk. Jadi, hanya kode memberikan inisial dari si tersangka penjaga pintu. Apabila yang mengetahui (inisial penjaga) berarti sudah tahu dan bisa masuk. Iya,” ungkapnya.

Calvijn mengatakan untuk pelaku FS dan istrinya masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Dalam kasus ini, pelaku FS bertugas untuk merekrut pelaku MH dan DH. Selain itu, FS juga lah yang mengajari pelaku MH untuk mengoperasikan mesin-mesin judi itu.

“DPO FS merekrut, dan diajarkan bagaimana si kasir ini, bagaimana tugas tanggung jawabnya, bagaimana dia mengoperasikan mesin-mesin perjudian ini, bagaimana kalau posisi menang, uangnya kemana, dan posisi kalah bagaimana. Kemudian, DPO FS juga merekrut penjaga pintu, penjaga pintu disampaikan tahapan-tahapan tanggung jawabnya,” terangnya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!