x

Spanyol Gempur Argentina, Tapi Skor Tetap Bertahan 0-0 Hingga Laga Dilanjutkan Extra Time

4 minutes reading
Monday, 20 Jul 2026 04:57 0 132 Teuku Yan

BICARAINDONESIA: Laga final Piala Dunia 2016 antara Spanyol vs Argentina tetap bertahan 0-0 hingga babak kedua berakhir, Senin dinihari (20/7/2026) WIB.

Dalam laga panas yang berlangsung di New Jersey New York Stadium, East Rutherford, Spanyol yang mendominasi duel dan terus membombardir jantung pertahanan Tim Tango, tak juga mampu berhasil mencetak gol.

Bahkan hingga Argentina hanya bermain dengan 10 pemain, La Furia Roja juga tak mampu memanfaatkan peluang emas itu meski mendominasi laga dengan penguasaan bola hingga lebih dari 65 persen. Pasukan Luis de la Fuente juga mencatatkan total 15 tembakan, dengan 10 shots on target.

Di kubu seberang, Timnas Argentina tak menghasilkan tembakan sama sekali, sama seperti di babak pertama.

Petaka justru harus datang bagi La Albiceleste di injury time babak kedua. Mereka kehilangan Enzo Fernandez yang mendapat kartu merah. Alhasil, Argentina harus bermain dengan 10 orang di babak extra time final Piala Dunia 2026.

Jalannya Laga 

Spanyol langsung membuat peluang berbahaya dari umpan Dani Olmo kepada Lamine Yamal di dalam kotak penalti. Penyerang Barcelona tersebut berhadapan satu lawan satu dengan kiper Emiliano Martinez, tetapi penyelesaiannya dari sisi kanan masih mampu digagalkan sang penjaga gawang.

Beberapa saat kemudian, Timnas Argentina hampir membalas melalui serangan cepat.

Namun, kiper Spanyol Unai Simon sigap keluar dari area gawang untuk mengamankan bola sebelum dimanfaatkan lawan. Laga berjalan cukup ketat pada 25 menit awal. Hingga saat itu, pertandingan baru menghasilkan satu tembakan. Di kubu Argentina, kapten Lionel Messi juga belum banyak terlibat dalam permainan.

Sebelum jeda hidrasi, ia hanya membukukan dua sentuhan bola dalam 20 menit pertama. Memasuki lebih dari setengah jam laga, La Furia Roja mencatat penguasaan bola mencapai 63 persen. Peluang kembali hadir pada menit ke-36 ketika Mikel Oyarzabal menerima bola di depan kotak penalti Argentina.

Ia langsung melepas tendangan keras menggunakan kaki kiri, tetapi Emiliano Martinez kembali tampil sigap dengan menangkap bola. Jelang turun minum, tepatnya pada menit ke-42, Marc Cucurella mencoba peruntungannya lewat sepakan mendatar dari sisi kiri. Bola hanya melenceng tipis di samping gawang Argentina.

Sebaliknya, Argentina belum mampu menciptakan ancaman berarti. Hingga penghujung babak pertama, mereka bahkan belum melepaskan satu pun tembakan.

Skor Spanyol vs Argentina tetap bertahan 0-0 saat wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Di babak kedua, La Furia Roja masih memegang dominasi penguasaan bola. Peluang terbaik dicatat Dani Olmo di menit ke-64. Tendangan keras pemain Barcelona itu dari luar kotak penalti kembali menguji kesigapan Emi Martinez.

Bola hampir ditangkap Martinez, namun kemudian lepas keluar dan hanya menghasilkan sepak pojok. Di menit ke-77, sepakan spekulatif dari luar kotak jadi andalan Spanyol lagi untuk membongkar pertahanan Argentina.

Kali ini, giliran Pau Cubarsi yang melepaskan tembakan. Hanya saja, Emi Martinez lagi-lagi dalam posisi siap untuk menepis sepakan tersebut.

Menit ke-85, Ferran Torres jadi penyerang Spanyol berikutnya yang meneror Martinez saat menerima bola di dalam kotak penalti. Namun, finishingnya masih melenceng. Sementara itu, Argentina belum bisa keluar dari tekanan. Lionel Messi dan rekan-rekan belum menghasilkan satu tembakan pun hingga menit ke-88.

Sebaliknya, Albiceleste terus membuat pertahanan ketat, mencegah Spanyol mencetak gol.

Di menit ke-90+3, Enzo Fernandez diusir usai menerima kartu merah karena melanggar keras Pau Cubarsi. Spanyol pun unggul jumlah pemain. Di menit ke-90+7, Spanyol memperoleh peluang lewat freekick Lamine Yamal di depan kotak penalti Argentina. Sepakan winger Barcelona itu mengarah ke kiri dan berhasil ditepis Emi Martinez. Skor Spanyol vs Argentina 0-0 menutup waktu normal.

Susunan Pemain

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon (PG); Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz, Rodri; Alex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal.

Pelatih: Luis de la Fuente

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez (Otamendi 44′), Cristian Romero, Gonzalo Montiel; Nico Gonzalez, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul; Julian Alvarez, Lionel Messi.

Pelatih: Lionel Scaloni

(R/kompascom)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!