x

Super Flu Paling Banyak Serang Anak Usia 1-10 Tahun

2 minutes reading
Tuesday, 6 Jan 2026 07:47 0 338 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Kementerian Kesehatan mencatat ada 62 kasus influenza Subclade K atau super flu di Indonesia. Kasus super flu ini mayoritas menginfeksi usia anak.

Kasus super flu didominasi oleh kelompok anak-anak usia 1-10 tahun sebanyak 35 persen.

Menanggapi situasi ini, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), memberikan imbauan untuk orang tua agar memperkuat perlindungan anak. Ia menekankan pentingnya gaya hidup bersih, imunisasi influenza, dan makanan yang bernutrisi.

“Intinya di penerapan kembali PHBS, imunisasi influenza dan nutrisi bergizi tinggi serta mengurangi asupan makanan tak sehat yang tinggi gula dan UPF (ultraprocessed food),” ujar dr Piprim dikutip dari detikHealth, Selasa (6/1/2026).

dr Piprim mengatakan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker jika anak merasa kurang fit, dan etika batuk harus kembali didisiplinkan di lingkungan sekolah.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, dr Prima Yosephine dalam laman Antara menjelaskan, super flu tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.

Kemenkes, kata Prima, akan terus memperkuat surveilans, pelaporan, serta kesiapsiagaan untuk merespons perkembangan situasi influenza sesuai dinamika yang ada.

Melihat situasi ini, Profesor Riset BRIN Bidang Epidemiologi dan Biostatistik, Prof Masdalina Pane,l mengatakan, jika pengendalian wabah sangat bergantung pada optimalisasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Secara teori, sistem ini bekerja seperti radar yang memantau ambang batas epidemiologi.

Namun, menurut Masdalina, upaya pemerintah juga tentunya harus dibarengi dengan langkah masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

“Pastikan kualitas istirahat dan hidrasi yang cukup, penuhi nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Jangan lupa aktivitas fisik,” kata Masdalina dalam Antara, Senin (5/1/2026).

LAINNYA
x
error: Content is protected !!