x

Trump Dikecam Netizen dan Pendukungnya Gegara Jadi ‘Yesus’ di Gambar AI

2 minutes reading
Tuesday, 14 Apr 2026 16:21 0 73 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah gambar hasil AI yang menampilkan dirinya sebagai sosok mirip Yesus di media sosial Truth Social. Dalam gambar itu, Trump tampak mirip Yesus dengan cahaya ilahi memancar dari tangannya saat ia “menyembuhkan” seorang pria sakit di ranjang, sementara sosok iblis melayang di latar belakang.

Trump mendapat kecaman dari netizen dan sejumlah pendukung Kristen yang selama ini mendukungnya melalui berbagai kontroversi karena ilustrasi itu. Kali ini, mereka tak mampu menahan kemarahan. Riley Gaines, pembawa podcast Fox News dan komentator konservatif, menulis di X bahwa ia tidak mengerti mengapa Trump mengunggahnya.

“Apakah dia mencari reaksi? Apakah dia benar-benar berpikir seperti ini? Apa pun itu, ada dua hal yang benar: 1) sedikit kerendahan hati akan sangat baik baginya 2) Tuhan tidak bisa dipermainkan,” tulisnya di X.

Megan Basham, penulis di media konservatif Daily Wire, mengatakan bahwa unggahan itu penistaan yang sangat keterlaluan.

“Saya tak tahu apakah Presiden menganggap ini lucu atau berada di bawah pengaruh sesuatu, atau apa penjelasan yang mungkin untuk ini,” tulisnya.

Megan menuntut Trump segera menghapusnya dan meminta maaf kepada rakyat Amerika lalu kepada Tuhan.

Isabel Brown, pembawa acara di media yang sama, mengatakan gambar tersebut menjijikkan dan tidak dapat diterima, serta mengabaikan rakyat AS yang sedang bangkit imannya.

“Postingan ini, terus terang, menjijikkan dan tidak dapat diterima, sekaligus menunjukkan salah paham yang mendalam terhadap rakyat Amerika yang sedang mengalami kebangkitan iman kepada Kristus,” katanya.

Gambar AI yang dibagikan Trump sebenarnya pertama kali muncul awal Februari di X, diunggah oleh Nick Adams, komentator konservatif yang dikenal sering membagikan konten Trump. Dalam versi Adams, terdapat siluet seorang tentara AS di latar belakang. Dalam versi Trump, sosok tentara itu diedit menjadi figur iblis bertanduk yang mengintai di belakang presiden.

Kemarahan tidak hanya datang dari tokoh media terkenal. Pengguna Truth Social, platform Trump yang biasanya jarang memperlihatkan perbedaan pendapat, juga berbalik mengkritik presiden terkait gambar tersebut.

Saat ditanya wartawan apakah Trump memang mengunggah konten yang menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus, Trump menjawab gambar itu adalah dirinya sebagai dokter.

“Gambar itu seharusnya adalah saya sebagai seorang dokter yang membuat orang-orang menjadi lebih baik,” jawabnya.

Adapun JD Vance, wakil presiden, menyebut gambar mirip Yesus itu sebagai lelucon.

“Tentu saja dia menghapusnya karena menyadari banyak orang tidak memahami humornya,” kata Vance dikutip dari Guardian. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!