x

2 Staf Kedubes Iran Diusir dari Kuwait Usai Bandaranya Diserang

2 minutes reading
Thursday, 4 Jun 2026 07:43 0 93 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Dua staf Kedutaan Besar (Kedubes) Iran diminta untuk meninggalkan Kuwait dalam 24 jam ke depan. Hal ini terjadi usai serangan drone Iran yang menyasar salah satu terminal di Bandara Internasional Kuwait.

Dilansir AFP, Kamis (4/9/2026), serangan drone Iran ke bandara di Kuwait terjadi Rabu (3/6/2026) waktu setempat. Serangan itu menewaskan satu orang dan melukai puluhan orang lainnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait, Hamad Suleiman Al-Mashaan, telah memanggil kuasa usaha Iran di Kuwait, Hamed Yaqoubi Far, dan menyerahkan nota protes dari pemerintah Kuwait atas serangan drone yang dilancarkan Iran.

Dalam nota protes tersebut, pemerintah Kuwait meminta agar jumlah anggota Kedubes Iran di negara tersebut untuk dikurangi. Kuwait juga menganggap dua anggota misi diplomatic Iran sebagai persona non grata atau orang yang tidak diinginkan.

Secara resmi, pemerintah Kuwait juga meminta dua anggota Kedubes Iran tersebut meninggalkan wilayah Kuwait dalam waktu 24 jam ke depan. Selain itu, pemerintah Kuwait juga membantah klaim Iran jika wilayahnya dipakai Amerika Serikat dalam memulai serangan ke wilayah Iran.

“Penolakan tegas Kuwait terhadap penggunaan wilayah atau ruang udaranya dalam tindakan permusuhan apa pun terhadap negara mana pun, menekankan bahwa klaim palsu Iran tidak berdasar dan tidak didukung oleh bukti,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuwait.

Seperti diketahui, militer Iran melancarkan serangan drone terhadap salah satu terminal penumpang di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6) pagi waktu setempat. Serangan itu melukai beberapa orang, dan memaksa aktivitas penerbangan di bandara Kuwait tersebut dihentikan sementara. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!