x

Diduga Jatuh di Gunung Bulusaraung Pangkep, Pendaki Rekam Serpihan Pesawat ATR 42-500

2 minutes reading
Saturday, 17 Jan 2026 19:31 0 127 Teuku Yudhistira

BICARAINDONESIA-Jakarta: Setelah lebih dari tiga jam dinyatakan hilang kontak pada Sabtu siang (17/1/2026), keberadaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport akhirnya menemui titik terang.

Kabar tersebut diperoleh setelah salah seorang pendaki menemukan serpihan pesawat di kaki gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu sore (17/1/2026).

Saat ini tim sar gabungan sementara mencari para penumpang dan kru pesawat.

“11 penumpang masih dalam pencarian. Doakan semoga ada yang selamat,” ungkap salah seorang petugas BPBD Pangkep yang ikut terjun ke lokasi pencarian kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Untuk diketahui, serpihan pesawat itu ditemukan satu jam yang lalu persisnya sekitar pukul 16.50 WITA. Seorang pendaki merekam serpihan pesawat di atas gunung.

Pendaki itu merekam potongan terpihan pesawat yang terbakar. Atas informasi itu, Tim BPBD Pangkep menerjunkan 6 anggota ke lokasi pesawat.

“Tim sudah berangkat sejak satu jam yang lalu,” kata Herianti Tualle dari BPBD Pangkep.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport bernomor registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Adisutjipto Jogjakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulsel, Sabtu (17/1/2026), pukul 13.17 WITA.

Sebelumnya, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, pihaknya turut menerbangkan 1 drone untuk membantu pencarian.

Informasi diterima Basarnas dari Kantor Pelayanan Navigasi, AirNav Indonesia Cabang MATSC, di Makassar, pesawat tersebut hilang kontak di titik koordinat 04*57’08” S 119*42’54”E. Pesawat nahas tersebut diketahui mengangkut 3 penumpang dan 8 kru. (Ty/ttc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!