x

Begini Penjelasan Bahlil Soal Cadangan BBM RI Cuma 20 Harian

2 minutes reading
Thursday, 5 Mar 2026 06:53 0 84 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia saat ini hanya memiliki pasokan bahan bakar minyak (BBM) sekitar 20 harian. Hal ini, menurut Bahlil terjadi karena kapasitas penyimpanan BBM di Indonesia yang tidak besar, bahkan jumlahnya di bawah konsesus global.

Bahlil memaparkan sampai saat ini storage atau penyimpanan BBM di Indonesia kapasitasnya maksimal 25 hari. Terakhir, dalam rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Pertamina, jumlah cadangan pasokan BBM berkisar di 22-23 hari.

“Jangan salah persepsi memang sejak lama kemampuan storage kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21-25 hari, jadi standar nasionalnya minimal itu di 20-21 hari, maksimal 25 hari,” jelas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pemerintah bisa saja mengadakan cadangan BBM lebih dari 25 hari, namun masalahnya kapasitas penyimpanannya tidak cukup. Maka dari itu, cadangan pasokan BBM disediakan sesuai dengan kapasitas penyimpanannya.

“Kenapa kita nggak melakukan persediaan lebih dari 25 hari? Kalau diadakan mau disimpan di mana? Storagenya nggak cukup. Jadi mohon diluruskan beritanya bukan kita nggak bisa menyiapkan lebih dari 25 hari, karena memang daya tampungnya nggak ada,” beber Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengaku bahwa dirinya diperintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membangun storage BBM tambahan. Pembangunan kapasitas penyimpanan baru, rencananya akan membuat cadangan pasokan BBM Indonesia naik jadi 90 hari atau sekitar 3 bulan.

“Presiden Prabowo perintahkan ke kami bangun storage, supaya ketahanan energi kita ada. Insyaallah storage-nya sampai 3 bulan, ini lah standar minimum konsensus global,” kata Bahlil.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!