Kapal feri MV Barima tenggelam di Laut Guyana / Foto: Anadolu Agency BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebuah kapal feri terbalik di lepas pantai Guyana pada akhir pekan lalu. Insiden itu menewaskan sedikitnya 41 penumpang kapal dan 77 orang selamat.
Dilansir dari detikcom, Rabu (22/7/2026), kapal MV Barima sedang dalam perjalanan dari ibu kota Georgetown menuju Port Kaituma di wilayah pedalaman Essequibo, Guyana, ketika kapal itu terbalik pada Sabtu (18/7) malam.
Perdana Menteri Guyana, Mark Phillips mengatakan bahwa upaya pencarian korban terus diperluas. Sejauh ini ada 77 orang telah diselamatkan dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.
“Total 41 jenazah kini telah ditemukan,” demikian bunyi laporan pemerintah setempat.
“Penemuan jenazah pertama hari ini dilakukan pada pukul 10.15 pagi (14.15 GMT), dan 14 jenazah telah dievakuasi hingga pukul 13.00 hari Selasa,” tambahnya.
Menurut situs web pelayaran VesselFinder, kapal feri tersebut dibuat pada tahun 1939.
Kapal tersebut memulai perjalanannya pada sore hari dan panggilan darurat diterima sekitar delapan jam kemudian.
Kapal biasanya menempuh perjalanan laut sebelum memasuki sungai untuk tiba di Port Kaituma, yang terletak jauh di dalam kawasan hutan hujan lebat. (Ka/dtc)