Almarhumah VJEB semasa hidup/foto: istimewa BICARAINDONESIA-Medan: Tersiarnya kabar kematian mahasiswi Fakultas Ilmu Bahasa, Program Studi Sastra Inggris angkatan 2026 berinisial VJEB akibat gantung diri di kamar kosnya, langsung membuat civitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU) geger. Apalagi aksi nekad korban itu diisukan akibat perundungan (bullying) yang dialaminya.
Setelah dikabarkan berupaya menutupi peristiwa pilu yang terjadi pada Minggu (27/9/2026) kemarin, pihak USU akhirnya buka suara lewat pernyataan resmi yang dirilis secara tertulis oleh Dr. Irsan Mulyadi, S.Sos., M.I.Kom, Manajer Humas dan Promosi USU. Berikut petikannya:

Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah seorang mahasiswa USU yang ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya.
Universitas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah serta seluruh pihak yang merasa kehilangan. USU berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
Terkait peristiwa tersebut, USU menyampaikan bahwa proses penanganan dan penyelidikan masih berlangsung oleh pihak yang berwenang. Oleh karena itu, universitas menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak terkait dan tidak akan mendahului kesimpulan dari aparat penegak hukum.

Sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi awal, universitas telah melakukan penelusuran internal dengan meminta keterangan dari sejumlah rekan dan lingkungan pergaulan almarhumah di kampus. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan (bullying) yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Universitas juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan. Apabila berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kemudian ditemukan adanya indikasi perundungan yang melibatkan sivitas akademika USU, universitas akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
USU mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk tidak membuat spekulasi, menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, maupun menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.
USU akan terus menghormati proses hukum yang berlangsung dan, apabila diperlukan, memberikan dukungan serta informasi yang relevan kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Universitas Sumatera Utara menyampaikan kembali duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Angkatan 2026 B berinisial VJEB, dikabarkan tewas gantung diri di kamar kosnya di sekitar kawasan Pajak USU (Pajus), Minggu (27/9/2026) kemarin
Belakangan bergulir isu, aksi nekad gadis 18 tahun yang menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Bahasa (FIB), Program Studi Sastra Inggris itu berlatar belakang aksi bullying yang dialaminya.
Menurut informasi, peristiwa pilu itu diketahui saat rekan-rekannya, sejak Jumat (25/9/2026), tidak melihat remaja asal Kota Langsa, Provinsi Aceh itu masuk dan beraktivitas di kampus.
“Sejak Jumat itu gak ada kabar bang, keluarganya juga sibuk menelepon,” ungkap rekan korban yang enggan disebutkan namanya, Senin (28/9/2026).
Untuk menelusuri keberadaan korban, lanjut sumber, Komisariat Tingkat (Komtimg) mencarinya ke kamar kosnya di daerah Pajus.
“Keadaanya kamar kosnya terkunci. Curiga kemudian didobrak paksa hingga akhirnya melihat korban tewas gantung diri,” ucap sumber sedih. (Ty)
“Isunya begitu (bullying),” pungkas sumber
|
