x

Asap Tebal, 3 Penerbangan Batik Air dari Pangkalan Bun Batal Akibat Jarak Pandang Cuma 1,2 Km

2 minutes reading
Monday, 28 Sep 2026 18:41 0 120 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Kotawaringin Barat: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu asap di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, tak kunjung membaik hingga Senin siang (28/9/2026). Situasi ini berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Tiga penerbangan Batik Air terpaksa dibatalkan.

Penerbangan yang dibatalkan yakni Batik Air ID 6203 rute Pangkalan Bun-Jakarta (CGK), ID 6134 rute Pangkalan Bun-Surabaya (SUB), dan ID 6303 rute Pangkalan Bun-Semarang (SRG).

Pembatalan tersebut disampaikan Batik Air melalui pengumuman kepada penumpang. Maskapai menyebut pembatalan dilakukan karena kondisi cuaca berupa asap yang belum membaik sejak pagi hingga siang.

“Kami sangat menyesal atas gangguan pada rencana perjalanan Anda akibat situasi di luar kendali kami,” demikian pemberitahuan Batik Air secara resmi di Bandara Iskandar Pangkalan Bun kepada penumpang, Senin (28/9/2026).

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, mengatakan kondisi asap di sekitar bandara masih menjadi perhatian dalam operasional penerbangan.

“Berdasarkan pantauan citra satelit, tutupan asap masih terlihat di wilayah sekitar Bandara Iskandar. Kondisi asap juga terpantau stagnan sehingga belum menunjukkan perbaikan berarti,” kata Asri.

Data dari BMKG turut menunjukkan terbatasnya jarak pandang di kawasan bandara. Berdasarkan laporan METAR pada 28 September 2026, visibility tercatat hanya 1.200 meter atau 1,2 kilometer.

Dalam laporan cuaca tersebut juga tercantum kode “FU” yang menunjukkan adanya asap atau smoke. Kondisi awan tercatat broken pada ketinggian sekitar 1.000 kaki, dengan suhu 31 derajat Celsius dan titik embun 23 derajat Celsius.

“Kondisi jarak pandang yang terbatas tersebut menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam operasional penerbangan. Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah penerbangan dapat dilaksanakan atau tidak,” ujarnya.

Hingga siang hari, kondisi asap masih belum mengalami perbaikan signifikan. Tutupan asap yang stagnan di sekitar bandara membuat kondisi penerbangan harus menyesuaikan perkembangan cuaca dan jarak pandang.

Penumpang yang seharusnya bepergian menggunakan tiga penerbangan Batik Air tujuan Jakarta, Surabaya, dan Semarang mengalami perubahan rencana perjalanan. Batik Air meminta penumpang terdampak untuk menghubungi pihak maskapai guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penanganan perjalanan mereka. Maskapai juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat situasi tersebut.

“Sementara itu, kondisi cuaca dan asap di sekitar Bandara Iskandar terus dipantau. Operasional penerbangan selanjutnya akan menyesuaikan kondisi aktual, terutama perkembangan jarak pandang dan tutupan asap di kawasan bandara,” pungkasnya. (Ty/dtc)

LAINNYA
x