x

Brigjen Johanson Ronald Simamora, Pati Asal Sumut Ditunjuk Kapolri Jadi Dirpolsatwa

2 minutes reading
Sunday, 8 Nov 2026 10:15 0 168 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jakarta:  Perombakan besar-besaran di jajaran Polri mulai dari level Perwira Menengah (Pamen) hingga Perwira Tinggi (Pati), terus dilakukan Jendral Suyudi Ario Seto, yang baru menjabat sebagai Kapolri lebih dari sebulan.

Dalam TR terbaru Kapolri putra asal Sumatera Utara, Brigjen Dr. Johanson Ronald Simamora, SIK, SH, MH turut mendapat amanah dan kepercayaan untuk menduduki jabatan baru sebagai Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korps Sabhara Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Penunjukan tersebut merupakan bagian dari rotasi besar-besaran terhadap 264 Pati dan Pamen yang dikeluarkan Kapolri dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2467/XI/KEP/2026 tertanggal 2 November 2026.

Sebelumnya, Brigjen Johanson Ronald Simamora bertugas sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN).

Kini, ia dipercaya mengemban tanggungjawab baru sebagai Dirpolsatwa menggantikan Brigjen Pol Tory Kristianto yang dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.

Dengan penugasan baru tersebut, diharapkan Johanson Ronald Simamora mampu memperkuat profesionalisme, kemampuan personil serta pengembangan satuan polisi satwa dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Selain itu, rotasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri.

Diketahui, jabatan Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya pemanfaatan satwa dalam kegiatan operasional kepolisian.

Polisi satwa adalah salah satu unsur pendukung yang memiliki kemampuan khusus dalam pengamanan, pengendalian situasi, pencarian dan pelacakan, serta kegiatan operasional tertentu yang membutuhkan kemampuan satwa terlatih.

Tantangan keamanan yang terus berkembang membutuhkan institusi kepolisian yang profesional, responsif, modern, serta mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya pendukung operasional.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal.

“Pergeseran jabatan juga mencakup sejumlah posisi strategis di Mabes Polri, Bareskrim, Baharkam, serta jajaran kepolisian daerah. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui penempatan personel sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing,” kata Kadiv Humas Polri.

Dengan rotasi dan dan promosi jabatan yang dilakukan Kapolri, tentunya punlik berharap setiap pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi institusi Polri dan masyarakat. (Rz/*)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!