x

Dikonfirmasi Terkait Pemadaman Listrik Lebih dari 6 Jam, PL ULP Medan Denai Beri Jawaban Arogan

2 minutes reading
Wednesday, 10 Jul 2024 14:59 0 142 Amri Abdi

BICARAINDONESIA-Percut Seituan : Lagi warga yang domisilinya masuk dalam wilayah PT. PLN Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Medan Denai, terutama yang berdomiaili di Kecamatan Percut Seituan, mengeluh dan sangat kecewa atas padamnya listrik, sejak pukul 08.00 wib.

Kalau dihitung hingga berita ini di posting belum juga menyala sudah lebih dari 6 jam.

“Bayar tagihan listrik gak bisa telat, tapi padamnya gak kira-kira, dari pukul 08.00 WIB uda padam listrik, saya mau beraktivitas pun payah,” keluh Dedi warga M.Yakub Lubis, Rabu (10/7/2024).

Sementara itu, Tami seorang ibu rumah tangga mengaku marah, karena akibat padamnya listrik dirinya tidak bisa melakukan aktivitasnya.

“Bayangkan abang ajalah, gak bisa masak, gak bisa nyuci, gak bisa nyrtrika aku bang, gara-gara padam listrik, tapi kalo telat bayar kita kena denda, atau bisa saja diputus mereka sepihak,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Menejer ULP Medan Denai tidak memberikan keterangan apapun namun justru memberikan no hp yang mengkonfirmasi ke anggota di lapangan.

“Ijin pak saya kasih nomor bapak ke petugas ya,” jawabnya singkat.

Tak lama, no hp +62 852-6233-xxxx dengan nama Edianto yang mengaku petugas lapangan (pl) menghubungi dengan nada tinggi.

“M.Yakub Lubis di mananya? Luas tuh, ini lg ada pemeliharaan, udah kita kasih tau via media sosial, biar kau tau,” hardiknya.

Di lain pihak, B. Prasetya, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Penyalur Aspirasi Masyarakat (LSM GEPAMA) Sumut menyebut prilaku petugas seperti ini tak sejalan dengan apa yg sedang digalakkan oleh PT.PLN Persero.

“Sepertinya petinggi PLN wajib melihat apa yg dikerjakan anak buahnya. Kalo arogan untuk apa dipertahankan, kan yg kerja di PLN sekarang banyak dari vendor bukan pegawai tetap PLN. Dan untuk menejernya bisa dikaji ulang keberadaannya di ULP tersebut,” ujarnya.

Penulis/Editor : Amri Abdi

LAINNYA
x