x

Dinobatkan Sebagai Keltana, Sirandorung Galakkan Prokes dan Pemahaman Kebencanaan

2 minutes reading
Thursday, 22 Oct 2020 06:02 0 131 admin

BICARAINDONESIA-Labuhanbatu : Berbagai upaya dilakukan berbagai elemen masyatakat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Terlebih, pencegahan dan penanganan dampak pandemi, merupakan tanggungjawab bersama semua pihak.

Langkah itu pula yang kini diterapkan M Kamisdan, Lurahan Sirandorung, Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara. Setelah dinobatkan sebagai salahsatu Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) oleh Pemprov Sumut, kawasan itu pun kini terus berbenah.

Ketika dikonfirmasi, Kamisdan mengatakan, bahwa mereka mendapat bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi melalui BPBD Sumut berupa bibit ikan lele, ember dan pakan ikan 100 paket, bibit tanaman obat keluarga, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer, desinfektan dan pompa 2 unit.

Kedepannya, lanjut Kamisdan, Kelurahan Sirandorung akan terus mensosialisasikan penerapan standar protokoler kesehatan serta berupaya melakukan penanaman tanaman jenis obat sebagai upaya menghempang sebaran Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana non alam.

“Kita fokuskan ke tempat umum dan anak-anak yang ada aktivitas disore hari. Tujuannya, agar prokes semakin merakyat khususnya kepada usia dini. Kita harus mampu menghadapi bencana, salahsatunya juga dengan menanam tumbuhan obat-obatan,” papar Kamisdan kepada wartawan dikantornya, Kamis (22/10/2020).

Sejak awal, sambungnya, pihaknya sudah melayangkan permohonan bantuan ke Pemprov Sumut terkait Keltana yang merupakan salah satu perwujudan dari tanggungjawab untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari segala bencana.

Dikatakan Lurah Sirandorung itu juga, keinginan kuatnya itupun sesuai dengan Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan bahwa kebencanaan adalah salah satu sub urusan pemerintahan wajib dalam pelayanan dasar pada ketertiban umum urusan ketentraman perlindungan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat mengurangi risiko bencana dalam rangka mengurangi ancaman dan kerentanan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana,” sebutnya.

Situasi merebaknya virus corona, kata Kamisdan, jika tidak dilakukan dengan tindakan nyata dan maksimal serta dengan kepedulian masyarakat, akan sangat sulit ditekan angka sebarannya.

“Semoga, setelah Sirandorung menjadi Keltana, kita semua semakin mantap dalam penanggulangan bencana. Kami berharap dukungan dari masyarakat agar permasalahan hari dapat kita atasi,” harapnya.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Yudis

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x