Dukung Pendidikan, TJSL PLN UIP Sumbagut Bantu Politeknik Gihon Siantar Rp72 Juta

Assistant Manager Komunikasi & TJSL Effiaty Polapa menyerahkan bantuan kepada pihak kampus Politeknis Gihon/foto : ist

BICARAINDONESIA-Pematangsiantar : Tak hanya penghijauan dan UMKM, dunia pendidikan turut menjadi salah satu target Program TJSL PLN UIP Sumbagut.

Hal itu terlihat pada Selasa, 17 Mei 2022, saat Tim TJSL PLN UIP Sumbagut hadir di Kampus politeknik Gihon yang terletak di Jalan Bahagia No.1, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara untuk menyerahkab bantuan dari program TJSL tahun 2022.

Penyerahan bantuan sebesar Rp72.000.000 itu dilakukan Assistant Manager Komunikasi & TJSL Effiaty Polapa bersama Tim TJSL PLN UIP Sumbagut kepada Sahat Manomu Marbun selaku Direktur Kampus Politeknik Gihon Pematang Siantar, dalam kegiatan yang berlangsung di Kampus politeknik Gihon.

General Manager PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha melalui Assistant Manager Komunikasi & TJSL Effiaty Polapa mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah sebagai penunjang Program pelatihan internet dan digital marketing bagi pelaku UMKM di Kota Pematang Siantar.

“Ada sekitar 40 peserta yang ikut serta dalam program ini. Targetnya, bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian pelaku UMKM kota Pematang Siantar melalui pelatihan digital marketing dan penggunaan alat mesin listrik,” ucap Effi, Selasa (17/5/2022).

Assistant Manager Komunikasi & TJSL Effiaty Polapa meninjau langsung aktivitas mahasiswa Politeknik Gihon/foto : ist

Ia juga berharap seluruh peserta agar turut mendukung program pembangunan kelistrikan di sumut, dan juga agar mendownload aplikasi PLN mobile.

Sedangkan pihak kampus Politeknik Gihon Pematang Siantar mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah diberikan PLN melalui UIP Sumbagut.

“Kami sangat berterima kasih karena PLN juga sangat perhatian pada dunia pendidikan yang berbasis teknologi,” ujar Sahat Manomu Marbun Direktur Kampus Politeknik Gihon Pematang Siantar.

Sementara pada kesempatan itu, Lisa Simorangkir dari Tim K3L juga menyampaikan presentasi dihadapan peserta diklat terkait bahaya listrik utamanya di musim hujan, dan untuk anak anak yang bermain layangan.

Penulis/Editor : Yudis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *