x

Profil Suyudi Ario Seto: Kapolri Pilihan Prabowo

2 minutes reading
Thursday, 1 Oct 2026 15:25 0 440 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada pimpinan DPR RI terkait pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Dalam Surpres dengan nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 itu Prabowo mengajukan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri. 

Lantas, bagaimana rekam jejak Suyudi selama  berkarier sebagai polisi? Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (1/10/2026), sebelum resmi dilantik jadi Kapolri berbagai jabatan pernah diemban oleh Suyudi.

Suyudi merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994. Ia mengawali karirnya di bidang reserse dengan menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Jabatan di sejumlah Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya mulai dari Kapolsek Pasar Minggu hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat juga pernah diembannya.

Kemudian, di tahun 2011 Suyudi dipercaya sebagai Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Karirnya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat pada tahun 2017 dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya di tahun 2019.

Tak hanya itu, Suyudi juga pernah mengemban jabatan strategis di Bareskrim Polri. Dia pernah menjabat sebagai Wadirtipideksus Bareskrim Polri dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri masing-masing di tahun 2020.

Pada tahun 2023, Suyudi dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya. Jabatan itu membuat ia resmi menyandang pangkat jenderal polisi bintang satu atau Brigadir Jenderal.

Suydui kemudian diangkat promosi sebagai Kapolda Banten pada tahun 2024. Pangkatnya pun kembali naik sebagai Inspektur Jenderal atau jenderal bintang dua.

Dengan segudang pengalaman tersebut, Suyudi kemudian dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025. Pelantikan Suyudi Ario Seto ini berdasarkan Keppres nomor 118 TPA tahun 2025 tentang pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan tinggi utama di lingkungan badan narkotika nasional.

Selama menjadi Kepala BNN, Suyudi telah menorehkan beberapa capaian. Sebagai contoh pada tahun 2026, BNN telah menyita 12,3 ton barang bukti narkotika dan Rp 16,5 triliun nilai ekonomi dihentikan.

Selain itu, uang Rp 165 miliar aset TPPU disita dan 48,3 juta jiwa generasi terselamatkan.

Karier Suyudi terus berlanjut. Hari ini, Kamis (1/10), DPR menyetujui Suyudi menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR.

Rapat paripurna pengambilan keputusan Komjen Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri digelar di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Rapat dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani. (Ka/dtc/kmps)

LAINNYA
x