x

Rangkap Jabatan dan Terbelit Skandal RS Sumber Waras, Gubsu Didesak Copot Lasro Marbun

2 minutes reading
Sunday, 17 Jan 2021 11:42 0 150 admin

BICARAINDONESIA-Medan : Aliansi Mahasiswa Pemuda Sumut (AMPS) menuding Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi telah gagal memimpin dan membenahi struktur dijajaran Pemprovsu.

Salah satu hal yang kini mendapat sorotan adalah terkait rangkap jabatan di posisi Eselon II.

Paling mencolok adalah jabatan Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumut yang dipercayakan kepada Lasro Marbun, yang saat ini masih menduduki jabatan definitif sebagai Inspektur di Inspektorat Pemprov Sumut.

“Pertanyaannya, apakah warga Sumatera Utara kekurangan putra putri terbaik sehingga rangkap jabatan menjadi pilihan. Attau memang ada kepentingan perlindungan di balik rangkap jabatan seorang ASN yang bernama Lasro Marbun, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Inspektur di Inspektorat Provinsi Sumut,” kecam Koko Aprianta Bangun, Koordinator AMPS kepada Bicaraindonesia.net, Minggu (17/1/2021).

Ia juga menuding kinerja seorang pejabat yang melakukan rangkap jabatan dipastikan tidak maksimal. Apalagi kedua jabatan yang diemban Lasro sangat strategis.

“Untuk itu, kami meminta Gubsu Bapak Edy Rahmayadi, untuk segera mencopot Lasro Marbun Sebagai Kepala Dinas Pendidikan atau Inspektur di Inspektorat Sumut,” tegas Koko.

Lebih jauh AMPS menilai, sebelum ‘diterima dengan tangan terbuka’ di Sumut, Lasro yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta hingga akhirnya dicopot Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2017 silam, diduga juga terbelit dalam pusaran dugaan korupsi RS Sumber Waras Jakarta.

“Kami melihat ada kejanggalan keputusan yang diambil Gubernur Sumut. Kenapa seorang ASN yang diduga terlibat dalam kasus korupsi diangkat menjadi Kadid Pendidikan dan Inspektur di Inspektorat Sumut. Tidak ada alasan lagi, kami meminta Gubsu segera menanggalkan 2 jabatan yang kini dipercayakan kepada Lasro Marbun sebelum semuanya hancur,” ujarnya menekankan.

Atas protes tersebut, Koko mengaku bahwa pada Kamis, 14 Januari 2021 lalu, pihaknyan sudah turun ke jalan melakukan demonstrasi ke Kantor Gubernur Sumut menyuarakan apa yang menjadi tuntutan mereka itu.

“Kami dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Sumut mengimbau Gbernur agar dalam pengakatan kepala dinas lebih selektif dan lebih bijak supaya tidak ada saling tumpang tindih dalam melaksakan kerja kerja pokok dalam kedinasannya. Merdeka….,” pungkas Koko.

Editor : Teuku/rel

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x