x

Sesaat Usai Diresmikan Bupati Pangandaran, Jembatan Gantung Pongpet Ambruk

2 minutes reading
Monday, 31 Aug 2026 10:00 0 82 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Pangandaran: Insiden yang cukup membahayakan saat jembatan gantung Pongpet yang berada di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar), ambruk pada Ahad sore (30/8/2026) kemarin. Ironisnya, jembatan tersebut ambruk sesaat setelah diresmikan oleh Bupati Citra Pitriyami.

Dilansir dari detikcom, struktur jembatan tersebut tiba-tiba ambruk saat dilewati sekitar 50 orang, termasuk Bupati Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan. Insiden ini diduga terjadi akibat kelebihan beban (over kapasitas).

Peristiwa mengerikan itu bermula ketika rombongan bupati mencoba melintasi jembatan usai prosesi seremoni. Salah satu angkur atau konstruksi pengikat dilaporkan patah hingga menyebabkan jembatan anjlok seketika.

Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah orang termasuk Kepala Dinas PU dilaporkan mengalami luka lecet. Bupati Citra Pitriyami sendiri tampak terguncang atas kejadian tersebut.

Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta, membenarkan insiden yang dialami Bupati Citra Pitriyami saat peresmian jembatan tersebut.

“Tadi benar kejadiannya sore (Ahad),” kata Detty saat dihubungi.

Ia memastikan kondisi Bupati dalam keadaan sehat meskipun sempat mengalami syok. “Aman gak ada korban, kena kawat memar di bagian tangan,” ucapnya.

Untuk diketahui, jembatan gantung sepanjang 60 meter ini memiliki ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dari permukaan sungai. Infrastruktur ini merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur.

Kehadirannya semula diproyeksikan untuk mempermudah akses warga dan wisatawan menuju Kampung Budaya Desa Margacinta. Namun hingga saat ini, penyebab pasti patahnya jembatan masih dalam tahap penyelidikan. Pihak terkait perlu memastikan apakah insiden dipicu oleh kegagalan konstruksi, kualitas material, atau murni faktor beban teknis.

Kini, warga mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menutup akses jembatan hingga dinyatakan benar-benar aman. (Ty/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!