Terbukti Curi Kabel Jembatan By Pass Medan Helvetia, 2 Pria Dipenjara 15 Bulan

Curi kabel dengan merusak tembok penyangga Jembatan By Pass Medan Helvetia, Chandra Mangasih Simangunsong dan Lucky Erlangga Situmeang divonis 1 tahun 3 bulan penjara di PN Medan, Kamis (23/9/2021). / Ist

BICARAINDONESIA-Medan : Chandra Mangasih Simangunsong dan Lucky Erlangga Situmeang divonis 1 tahun 3 bulan penjara, karena mencuri kabel dengan merusak tembok penyangga Jembatan By Pass Medan Helvetia, putusan ini dibacakan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021).

Majelis Hakim yang diketuai Hendra Sutardodo menilai, kedua pengepul barang bekas tersebut terbukti bersalah melakukan penghancuran atau perusakan barang.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Chandra Mangasih Simangunsong dan Lucky Erlangga Situmeang, berupa pidana penjara, masing-masing selama 1 tahun dan 6 bulan, dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” kata Hakim.

Dikatakan hakim, adapun yang memberatkan, perbuatan keduanya meresahkan masyarakat, sedangkan yang meringankan keduanya mengakui dan menyesali perbuatannya.

“Perbuatan terdakwa, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam 170 ayat (1) KUHP,” kata Hakim

Usai mendengar vonis tersebut, kedua terdakwa kompak menyatakan terima. “Terima pak hakim,” pungkas keduanya.

Vonis tersebut, beda tipis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurhayati Ulfia yang sebelumnya menuntutnya 1 tahun 6 bulan penjara.

Dikatakan Jaksa dalam dakwaannya, bahwa perkara ini, bermula pada hari Senin tanggal 17 Mei 2021 sekira pukul 06.00 WIB, saat Chandra mengajak Lucky mencuri kabel di daerah jembatan Jalan Jalan Asrama By Pass, Kecamatan Medan Helvetia.

Kemudian, pukul 09.00 WIB, keduanya pun pergi ke tempat tersebut tepatnya di bawah jembatan By Pass, lalu para terdakwa masuk ke gorong-gorong dengan membawa Martil/Bogam kemudian merusak tembok penyangga Jembatan, serta menggali lobang untuk mengambil kabel yang ada di dalam tembok penyangga tersebut.

“Bahwa ada masyarakat sekitar yang mendengar kejadian tersebut, lalu mendatangi lokasi tersebut dan melihat para terdakwa, sedang merusak tembok penyangga Jembatan,” kata Jaksa.

Lalu, masyarakat menanyakan kepada para terdakwa apa tujuan mereka melakukan pengerusakan tersebut, dan dijawab untuk mencuri kabel yang berada di dalam tembok penyangga jembatan tersebut.

“Kemudian para terdakwa diamankan oleh masyarakat dan dibawa ke Polsek Medan Helvetia untuk proses lebih lanjut. Bahwa akibat kejadian tersebut saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta,” pungkas Jaksa.

Penulis / Editor : * / Abdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!