Tidak Laksanakan Rapimpurda, KBNU Nilai Musda DPD KNPI Kota Medan Cacat

BICARAINDONESIA-Medan : Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) yang terdiri dari organisasi pemuda dan tergabung dalam banom NU, yaitu GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, PMII Kota Medan, tidak mengikuti Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Medan, yang dilakasanakan di Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman No. 14-18 Medan, Sabtu (11/9/3021) kemarin.

KBNU Kota Medan, melalui Wakil Ketua 1 Ashari Nasution merasa ketua dan panitia sangat tidak menghormati organisasi yang ada di dalam KNPI itu sendiri.

“Kami merasa ketua dan panitia sangat tidak menghormati organisasi yang ada di dalam KNPI itu sendiri, ini bukan semata-mata hanya soal internal kami, namun juga menyangkut banyak organisasi, yang tergabung di KNPI Kota Medan, banyak yang tidak mendapatkan undangan dan ada juga yang medapatkan undangan 1 hari sebelum pelaksanaan,” ujar Ashari Nasution, Minggu (12/9/2021).

Ashari juga menambahkan apa yang terjadi menjadi cerminan pengelolahan organisasi pemuda yang tidak serius, sepihak dan tidak mencerminkan kesolidan.

“Ini menjadi cerminan pengelolahan organisasi pemuda yang tidak serius, sepihak dan tidak mencerminkan kesolidan, kebersamaan, kerukunan. Jadi hasil musyawarah organisasi pemuda ini tidak layak di akui,” ungkap Ashari Nasution perwakilan dari KBNU Kota Medan.

Dilain pihak, Ketua PC IPNU Kota Medan Julhamdi Lubis mengatakan, semua pihak harus bisa belajar menghormati, apalagi dalam situasi KNPI banyak versi seperti sekarang ini.

“Jika mau dihormati maka belajarlah menghormati orang lain terlebih dahulu, apalagi dalam situasi KNPI banyak versi seperti sekarang ini, tentu cara mengelolanya harus bijak dan penuh kehati-hatian, bukan asal-asalan,” katanya.

Selanjutnya KBNU meminta hal ini mendapat perhatian serius dari sekjen DPP KNPI, KBNU merasa ketua dan panitia musda DPD KNPI Kota Medan dinilai telah gagal dan sangat mencoreng AD/ART organisasi dan sangat berpotensi dapat memecah belah organisasi serta yang perlu diingat bahwa, pemilik aset terbesar dalam lembaga KNPI tersebut sejatinya adalah yang mewakili OKP dan OKI.

Penulis / Editor : Rill / Abdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!