BICARAINDONESIA-Medan : Kebakaran hebat melanda pabrik ban dan sandal Swallow di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, Selasa (27/1/2026) malam dan masih berlangsung hingga hari ini Rabu (28/1/2026). Insiden ini memicu kepanikan warga sekitar akibat kobaran api yang membumbung tinggi disertai suara ledakan keras dari dalam area pabrik.
Puluhan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang meluas di kawasan industri tersebut. Sejak malam hari, suasana di sekitar lokasi kebakaran dipenuhi asap tebal dan aroma menyengat khas karet terbakar. Bau tersebut tercium kuat mulai dari Simpang Jalan Brayan hingga kawasan Rumah Sakit Martha Friska.
Warga berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan proses pemadaman, meskipun petugas berulang kali mengingatkan bahaya yang mengintai akibat potensi ledakan susulan. Bagaimana Awal Mula Kebakaran Terjadi?
Seorang warga bernama Jimmy, menuturkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB. Ia mengaku sempat mendekati area depan pabrik, tetapi terpaksa mundur karena panas yang menyengat dan cepatnya api merambat ke bagian lain bangunan.
“Sudah empat kali kami dengar suara dentuman besar, rasanya takut juga, tapi karena ramai warga lain jadi ikut menyaksikan,” ujar Jimmy.
Menurutnya, ledakan tersebut terdengar seperti dentuman keras dari dalam gudang pabrik. Suara itu memicu kepanikan, terutama karena api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Lebih lanjut, Jimmy menduga kebakaran cepat meluas karena api merembet ke bagian belakang pabrik yang disebut-sebut sebagai area gudang penyimpanan minyak. Banyaknya material cair dan bahan kimia yang mudah terbakar membuat api semakin sulit dikendalikan.
Kobaran api masih tampak membumbung tinggi meski penyiraman terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Ledakan yang terdengar berulang kali diduga kuat berasal dari area penyimpanan bahan bakar dan material produksi.
Editor: Rizki Audina/*