x

Sekolah di Sumut Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober Imbas Kabut Asap Karhutla

2 minutes reading
Friday, 16 Oct 2026 08:55 0 93 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Medan : Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan surat edaran untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Sumut mulai 16-21 Oktober 2026. Surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution soal dampak kabut asap Karhutla.

Adapun surat edaran itu bernomor: 400.3/106/DISDIK/X/2026 per tanggal 15 Oktober 2026. Surat edaran itu ditujukan kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan Cabang Dinas Pendidikan Sumut.

“Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilaksanakan menyeluruh di seluruh Satuan Pendidikan baik jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB Sederajat mulai tanggal 16 s.d 21 Oktober 2026,” demikian bunyi dari surat edaran tersebut, dilihat Jumat (16/10/2026).

Selama proses PJJ dilakukan, sekolah diminta untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Selain itu, orang tua/wali murid diminta untuk mengawasi agar murid mengikuti PJJ dan membatasi aktivitas murid di luar rumah. Murid belajar di rumah masing-masing dengan memanfaatkan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah.

Sebelumnya diberitakan, wilayah Sumut diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beberapa hari terakhir. Berkaitan dengan itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meminta agar sekolah melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Untuk kegiatan belajar mengajar karena beberapa daerah kabut asapnya tebal itu ada yang sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh mulai hari ini,” kata Bobby Nasution di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).

“Saya minta kalau asapnya masih seperti ini, saya minta mulai besok untuk SMA, SMK, dan SLB mulai besok pembelajaran jarak jauh, ini belajar dari rumah, bukan libur,” imbuhnya.

Bobby juga meminta agar kepala daerah di Sumut memakai memberlakukan PJJ di tingkat TK hingga SMP. Bobby bakal mengeluarkan surat untuk kepala daerah.

“Pak Bupati karena ini asap sangat rentan terhadap pernapasan anak-anak dan lansia, anak-anak SD kalau bisa pembelajaran jarak jauh,” tutur Politikus Gerindra itu.

Selain itu, Bobby juga mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika memang harus keluar, masyarakat diimbau memakai masker.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat kalau beraktivitas di luar rumah menggunakan sepeda motor gunakan masker, kalau memang tidak terlalu penting kegiatan di luar ya di rumah aja,” katanya. (Ka/dtc)

 

LAINNYA
x