x

Kawal 31 Demo di Jakarta Hari Ini, 9.242 Personel Gabungan Disiagakan

3 minutes reading
Tuesday, 18 Aug 2026 12:48 0 76 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebanyak 9.242 personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi demonstrasi di Jakarta. Dari laporan, total ada 31 aksi dan 16 kegiatan masyarakat yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur hari ini, Selasa (18/7/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan total personel itu dikerahkan untuk mengamankan seluruh aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polda Metro Jaya maupun kegiatan masyarakat lainnya.

Salah satu yang akan melakukan aksi adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).  Aksi unjuk rasa BEM UI akan digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus).

“Personel yang sudah dipersiapkan 9.242 personel untuk seluruh kegiatan penyampaian aspirasi di depan publik, begitu juga dengan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. Ini terdiri dari Polda Metro Jaya 5.670 personel, Polres jajaran 222 personel, TNI 1.500 personel, dan BKO Mabes Polri 1.850 personel,” ujar Budi kepada awak media, Selasa (18/8).

Karo Ops Polda Metro Jaya, Kombes Laode Aries El Fathar, telah memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Selasa (18/8) pagi. Dia mengatakan pihaknya akan memastikan aksi unjuk rasa berjalan tertib. Dia berpesan kepada personel yang bertugas agar aksi tidak berujung ricuh hingga terjadinya perusakan fasilitas umum.

“Pengamanan unjuk rasa harus berjalan aman, tertib, dan tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Kita semua yang bertugas jangan mudah terpancing emosi, kendalikan diri, laksanakan tugas dengan humanis, sabar, dan terukur, serta menjadikan penegakan hukum adalah langkah terakhir, ultimum remedium,” kata Aries.

Laode berpesan agar tiap satuan tugas melaksanakan tugas dengan maksimal. Dia juga mengatakan massa aksi yang membawa benda berbahaya agar diamankan.

Lebih lanjut, Laode menegaskan agar tidak ada personel yang membawa senjata api saat melakukan tugas. Dia berpesan pelayanan aksi untuk mengedepankan sisi humanis.

“Silakan rekan-rekan Provos cek anggota, tidak ada yang membawa senjata api. Tetap SOP dalam menghadapi aksi unjuk rasa adalah sifatnya pelayanan, bukan menghadapi,” katanya.

“Anggota yang bertugas menghadapi massa jangan bersikap agresif dan tetap menjaga posisi bertahan dengan mengedepankan cara yang humanis, serta memberikan ruang bicara kepada perwakilan massa agar situasi di lapangan dapat diatur dengan baik,” imbuh Laode.

Ketua BEM UI, Yatalatof Imawan, sebelumnya mengatakan, aksi unjuk rasa hari ini bertajuk #MerebutKemerdekaan. BEM UI menyampaikan permintaan maaf apabila demo nantinya akan menimbulkan kemacetan

“Kepada warga Jakarta, kami mohon maaf atas kemacetan hari ini. Namun ingat: kemacetan lalu lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan yang dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun dan terus memburuk,”kata Ketua BEM UI, Yatalatof Imawan, Selasa (18/8).

Berikut ini 8 tuntutan BEM UI dalam aksi unjuk rasa hari ini.
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP. (Ka/dtc)

 

LAINNYA
x
error: Content is protected !!